Aji menganggap pemain muda yang akan menjadi pelapis penggawa timnas U-22 bermain bagus.

Pelatih Arema FC Aji Santoso cukup puas dengan penampilan pemain muda ketika mereka menundukkan Perssu Sumenep 3-1 pada pertandingan uji coba di lapangan Kusuma Agrowisata, Batu, Rabu (5/4).

Pada uji coba ini, Aji melakukan beragam taktik untuk mengantisipasi hilangnya tiga pemain muda U-22, karena memperkuat tim nasional. Di sisi kiri Aji memainkan Junda Irawan. Dua pemain lain yang berusia di bawah 22 tahun adalah gelandang Muhammad Rafli dan winger Andrianto.

Tiga gol Arema dicetak Cristian Gonzales pada menit ketujuh, Arthur Cunha (14), dan penggawa Dalmiasyah Matutu (78). Sementara satu-satunya gol Perssu dilesakkan Wage Dwi di menit ke-26. Dalmiansyah sempat dipercaya menjadi eksekutor penalti, namun menemui kegagalan.

“Dua pemain baru Andrianto dan Dalmiansyah bermain lumayan bagus. Saya perlu memuji Dalmiansyah, karena dia berani mengambil penalti, meskipun akhirnya tidak masuk. Tetapi gol yang dia ciptakan pada laga ini juga tidak mudah. Tapi saya ingin teman-teman jangan memuji dia secara berlebihan dulu,” tutur Aji.

Sedangkan mengenai penampilan Jad Noureddine, Aji tidak bisa melakukan penilaian, karena juru taktik Arema ini menilai lawannya bermain biasa saja. Kendati demikian, Aji meyakini Jad akan tampil lebih bagus saat menghadapi lawan sepadan.

“Jad perlahan akan semakin membaik, karena dia adalah anggota dari timnas Lebanon. Yang jelas saya sudah mencoba seluruh pemain. Sama seperti sebelumnya, saya ingatkan kepada pemain jangan sampai cedera, tidak perlu memaksakan diri, karena yang paling penting pertandingan tanggal 15,” terang Aji.

“Kami mencoba semua pemain dengan durasi berbeda, ada yang bermain 75 menit, 60 menit hingga 45 menit. Semua kami beri kesempatan untuk menunjukkan permainannya. Komposisi juga sudah bagus dan kami sudah sangat siap untuk berkompetisi.”

Satu hal yang membuat Aji cukup gembira adalah anak asuhnya di timnas U-22 berangkat pemusatan latihan (TC) pada 20 April, artinya Arema masih punya kesempatan untuk memainkan ketiganya saat melawan Persib Bandung.

“Saya senang ada kabar baik dari pemain yang ada di timnas U-22. Sementara untuk kekurangan masih ada yang perlu diperbaiki di skuat ini, salah satunya adalah sentuhan bermain, saya masih ingin mereka bermain lebih cepat. Yang jelas ujian terakhir ada saat nanti melawan PSMS Medan,” tutupnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s