Turnamen Toulon: Indonesia U-19 Vs Brasil U-20

Tim nasional (timnas) Indonesia U-19 sudah mulai berlatih di Prancis untuk persiapan turnamen Toulon. Tiba di Paris, Sabtu (27/5), skuat yang dilatih Indra Sjafri itu baru berlatih di Stade Municipal, Marseille, Senin (29/5) malam waktu setempat.

“Latihan di Stadion Municipal berlangsung kurang lebih satu jam. Latihan untuk pemulihan kondisi pemain dan persiapan taktik tim lawan Brasil di laga perdana nanti,” kata Indra.

Seperti diketahui, pada laga perdana grup C, timnas U-19 akan lebih dulu berhadapan dengan Brasil U-20 di Stadion d’Honneur Marcel Roustan, Kamis (1/6) dini hari WIB. Indra pun mengungkapkan kembali bahwa dirinya sudah mempelajari kekuatan maupun kelemahan Brasil U-20.

“Yang penting pemain jangan takut dan harus optimistis,” tegasnya.

Terkait dengan adaptasi cuaca di Prancis, para penggawa timnas U-19 pun tak mengalami kendala. Hal itu diungkapkan bek Rachmat Irianto. “Kami tidak ada yang cedera, kondisi tim bagus. Untuk itu kami mohon doanya supaya lancar selama di sini,” ujar pemain yang akrab disapa Rian itu.

“Saya rasa semua lawan berat tidak hanya Brasil saja. Yang penting kami berusaha semaksimal mungkin dan bermain tak kenal lelah sesuai instruksi pelatih. Soal makanan, kami juga tidak ada masalah di sini. Kami memang tidak puasa pas pertandingan,” tambahnya.

Tim nasional Indonesia U-19 tengah berada di Prancis untuk berpartisipasi dalam Turnamen Toulon, 29 Mei-10 Juni mendatang. Timnas U-19 terbagi ke dalam Grup C bersama Brasil U-20, Republik Ceko U-21 dan Skotlandia U-21.

Secara tim, turnamen ini diikuti timnas U-19 untuk persiapan mereka menatap kualifikasi Piala Asia U-20 dan Piala AFF U-19 tahun ini. Pelatih Indra Sjafri pun tidak membidik target tinggi melainkan menjadikan ajang ini sebagai tolok ukur.

Walau begitu, ajang ini merupakan panggung untuk para pemain timnas U-19 mencuri perhatian pencari bakat klub-klub Benua Biru. Sebagaimana diketahui, Turnamen Toulon kerap jadi ajang para calon bintang masa depan dunia.

“Saya sudah kasih tahu mereka (pemain), bahwa ini adalah chance untuk mereka dilirik (pemandu bakat klub-klub dunia). Makanya saya sangat berterima kasih kepada PSSI yang sudah ikut event ini buat mereka,” beber Indra.

Bintang-bintang dunia yang pernah tampil di turnamen ini antara lain Zinedine Zidane, Cristiano Ronaldo, Kevin Gameiro, Pablo Aimar, Adriano Leite, Ignazio Abate dan masih banyak lagi.

Brasil akan jadi lawan pembuka Egy Maualana Vikri dan kawan-kawan di Turnamen Toulon, Selasa (1/6) dinihari WIB. Egy pun pernah punya pengalaman di Eropa, dengan menjadi pemain terbaik Gothia Cup 2016.

“Waktu itu sudah pernah bisa membawa Indonesia juara di Gothia. Waktu itu di Swedia tahun lalu, jadi sudah biasa menghadapi lawan-lawan di luar negeri,” kata pemain yang juga calon kapten timnas U-19 itu.

“Kalau untuk main di Eropa, siapa yang tidak mau? Yang terpenting fokus saja memberikan yang terbaik nanti,” ucap Egy tentang tekadnya untuk dilirik pencari bakat klub Eropa.

Brasil U-20 akan jadi lawan pembuka tim nasional Indonesia U-19 pada Turnamen Toulon, Kamis (1/6) dinihari WIB, di Stade d’Honneur Marcel Roustan. Jelas, Brasil jadi unggulan pada laga ini.

Timnas U-19 akan menjadi debutan pada turnamen ini, skuat arahan Indra Sjafri pun tergolong mengikutsertakan tim paling muda pada Piala Dunia Mini ini. Sementara Brasil, tahun ini merupakan comeback mereka setelah absen pada dua edisi turnamen sebelumnya.

Selecao jadi negara yang paling sukses di gelaran ini selain tuan rumah Prancis, mereka sudah mengoleksi delapan gelar atau empat gelar lebih sedikit dari Prancis. Brasil sendiri pernah menjuarai turnamen secara back-to-back pada edisi 2013 dan kemudian 2014.

Indra menjadikan ajang ini sebagai tolok ukur jelang turnamen sesungguhnya, Piala AFF U-19 dan kualifikasi Piala Asia U-20. Ia sadar betul bahwa bersaing dengan tim macam Brasil, Skotlandia atau bahkan Republik Ceko bukan hal mudah untuk Egy Maulana Vikri cs.

Namun, timnas U-19 termasuk memiliki persiapan panjang sebelum turnamen ini. Garuda Muda juga menjalani pembinaan mental dari TNI dan dibekali uji coba melawan tim-tim lokal yang lebih tua macam Persija Jakarta mau pun Celebest FC.

Lain cerita dengan Brasil, Carlos Amadeu selaku pelatih hanya mempersiapkan tim ini satu minggu sebelum turnamen dimulai. Brasil U-20 saat ini bahkan disebut punya materi yang tidak begitu kuat ketimbang saat mereka juara empat tahun lalu.

Vinicius Junior mungkin awalnya akan jadi sorotan di pihak Brasil, sebagaimana pemuda 16 tahun itu baru saja membuat Real Madrid harus menebusnya dari Flamengo dengan mahar 45 juta euro. Ia berposisi sebagai gelandang serang atau striker dan kerap disandingkan dengan Neymar.

Sayang, kebijakan usia memaksa Brasil meninggalkan Vinicius yang digadang akan jadi bintang Real itu. Sebagai gantinya, pemain yang patut diwaspadai adalah Marquinhos Cipriano, pemain sayap Sao Paolo itu sudah jadi andalan timnya di kompetisi serta tak luput dari pantauan raksasa Eropa seperti Juventus dan Arsenal.

Permainan Brasil U-20 pada laga uji coba sebelum bertolak ke Prancis dinilai tak memuaskan. Mereka harus ditahan imbang Cruzeiro U-20 tanpa gol akhir pekan lalu dan jangan kaget karena itu merupakan satu-satunya uji coba pasukan Amadeu sebagai bekal ke Toulon.

SKUAT BRASIL U-20

Kiper

Hugo Nogueira – Flamengo

Phelipe Megiolaro – Grêmio

Belakang

Gabriel Souza – Vitória

Walce – São Paulo FC

Felipe Camargo – Figueirense

Bruno Fuchs – Internacional

Lucas Minelli – Corinthians

Emerson – Ponte Preta

Michael – Flamengo

Tengah

Ederson José – Desportivo Brasil

Gabriel Kazu – Luverdense

Vinicius Souza – Flamengo

Igor – São Paulo FC

Fabrício Oya – Corinthians

Pablo Pardal – Cruzeiro

Depan

Marquinhos Cipriano – São Paulo FC

Paulo Vitor – Vasco

Gabriel Novaes – São Paulo

Juninho – Sport Club do Recife

Luan Santos – EC Vitória.

 

Turnamen Toulon ini merupakan ajang pemanasan timnas U-19 sebelum berjuang di Piala AFF U-19 dan kualifikasi Piala Asia U-20 nanti. Timnas U-19 akan melawan Brasil U-20, Republik Ceko U-21 dan Skotlandia U-21.

“Ada tiga (yang bisa menjadi kapten nanti), ada Irianto, ada Egy (Maulana Vikri) dan satu lagi ada Nurhidayat (Haji Haris). Mereka itu perwakilan dari semua daerah yang ada di Indonesia,” beber Indra.

Rian, sapaan Irianto, berposisi sebagai pemain belakang sama dengan Nurhidayat.  Sementara Egy satu-satunya pemain depan yang jadi kandidat kapten, ia juga pernah menjadi pemain terbaik Gothia Cup tahun lalu, di Swedia.

Berikut 22 Pemain Timnas U-19 Untuk Turnamen Toulon

Kiper: M. Riyandi, M Aqil Savik, Gianluca Pagliuca Rossy.

Belakang:  Rifad Marasabessy, Dedi Tri Maulana, Rachmat Irianto, Nurhidayat Haji Haris, Renaldi Yulhan, Julyano Nono, Firza Andika, Irsan Lestaluhu.

Tengah : Luthfi Kamal Baharsyah, Teuku Noer Fadhil, Witan Sulaeman, M. Iqbal, Resky F. Witriawan, Adha Nurrokhim.

Depan : Egy Maulana Vikri, Feby Eka Putra, Aulia Hidayat, Jadug Arya Aragani, Hanis Saghara Putra.

Jadwal Timnas U-19 Di Turnamen Toulon

– 31 Mei vs Brasil U-20 di Stadion d’Honneur Marcel Roustan.

– 3 Juni vs Republik Ceko U-21 di Stade Parsemain.

– 6 Juni vs Skotlandia U-21 di Stadion Jules Ladoumègue.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s