RESULT PEKAN 11 INDONESIA LIGA 1

http://www.indosoccerinfo.com
19 June 2017
Kick-off 19:30 (UTC+07:00)
Indonesia Liga 1
PERSIBA VS BHAYANGKARA FC

PERSIBA BALIKPAPAN +0.5 @1.74
BHAYANGKARA FC -0.5 @2.11
Over 2.5 @1.97
Under 2.5 @1.85

Stadion Parikesit, Balikpapan

PERSIBA BALIKPAPAN:

Persiba in good trend, The last two weeks of Persiba Balikpapan showed a positive performance improvement. First they gain their first three points from 9 League 1 matches by beating Borneo FC (score 3-2). Second although eventually lost with the score 1-0, Persiba provide a fierce resistance to Persib Bandung.

Coach Persiba Balikpapan Milomir Seslija confirmed, Parikesit Stadium must be a frightening enclosure for the visitors

Persiba Balikpapan returned to Kalimantan in the 9th week. They also celebrate the inaugural victory at home while serving Borneo FC.

Coach Persiba, Milomir Seslija asserted, the conditions will be different because Persiba play in the original their home.

As is known, before returning to Parikesit, Persiba berkandang at Stadium Gajayana, Malang. In three home games in Malang, Persiba swallow four defeats, from Persija, Arema, Sriwijaya FC, and Persipura.

All player ready to play in this match.

Probbably Persiba Balikpapan (4-2-3-1): Kurniawan Ajie; Iqbal Samad, Absor Fauzi, Fengky Turnando; Bryan Cesar, Robi Kriswantoro; Heri Susanto, Masahito Noto, Tedi Hasanudin; Marlon Da Silva

BHAYANGKARA FC:

The coach hopes the field conditions in Persiba will not interfere with the match later. “Hopefully the field problem is not too disturbing game in the field later,

Bhayangkara Striker “Guy Junior” complained about Parikesit Stadium field conditions he deemed no good.

Certainly almost all of his best squad, except the left-wing defender Dany Saputra, who must prepare for his marriage to be held in the near future. Dany own place planned to be replaced by Alsan Sanda or M. Fatchu Rochman.

Missing player: Dany Saputra (DL)

Probbably Bhayangkara FC (4-2-3-1): Awan Setho (K), Alsan Sanda, Otavio Dutra, Indra Kahfi, Putu Gede Juni Antara (B), Ilham Udin Armaiyn, Li Yu Jun, Evan Dimas Darmono, Paulo Sergio, Wahyu Subo Seto (T) Thiago Furtuoso (D)

Probbably CS: 0-0 1-0 1-1

PERSIBA BALIKPAPAN +0.5

FT: 1-2 (LOSE)


http://www.indosoccerinfo.com
19 June 2017
Kick-off 20:30 (UTC+07:00)
Indonesia Liga 1
PSM MAKASSAR VS BORNEO FC

PSM MAKASSAR -1.25 @2.00
BORNEO FC +1.25 @1.84
Over 2.5 @1.73
Under 2.5 @2.08

Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Live On TVONE

Borneo dan PSM sama-sama memiliki produktivitas mentereng. Borneo dengan 16 gol dan PSM berhasil mengoleksi 17 gol dari 10 laga.

Dari total gol yang PSM cetak, empat di antaranya lahir dalam durasi 15 menit terakhir.

Sementara itu, Borneo sedang kurang cocok dalam periode menit tersebut. Di dua laga terakhir saat menghadapi Persiba dan Barito Putera, mereka selalu kebobolan.

Borneo hanya mampu meraih dua poin dari enam laga tandangnya. Sedangkan PSM menyapu bersih poin kandang mereka.

PSM MAKASSAR:

lini tengah yang digalang duet Belanda, Marc Klok dan Wiljan Pluim, berperan besar untuk memanjakan Reinaldo da Costa yang jeli memanfaatkan peluang.

Sementara Stevan Paulle yang berduet dengan Hamka Hamzah membuat lini belakang PSM sulit ditembus.

Bek kiri Reva Adi Utama dan gelandang Asnawi Mangkualam tak bisa diturunkan lantaran hukuman akumulasi kartu kuning.

PSM tidak bisa diperkuat tiga pemain U-23 yakni Ridwan Tawainella (cedera), Asnawi Mangkualam, dan Reva Adi Utama (akumulasi kartu).

empat pemain asing PSM sudah bisa main. Salah satunya adalah Steven Paulle. Sebelumnya pemain asal Belanda tersebut harus menjalani akumulasi kartu kuning.

Steven Paulle, bek asal Prancis yang masih bermasalah di punggungnya. Kehadirannya amat krusial untuk membentengi lini belakang PSM

Probbably PSM (4-3-3): M. Syaiful (Kiper); Zulkifli Syukur, Hamka Hamzah, Steven Paulle, Faturrahman (Belakang); Marck Klok, Nurhidayat, M. Arfan (Tengah); Romario, Reinaldo da Costa, Wiljan Pluim (Depan)

BORNEO FC:

Dragan menegaskan Pusamania Borneo FC tetap tampil menyerang saat dijamu Juku Eja pada pekan ke-11 Liga 1 di Stadion Andi .Mattalatta Mattoangin, Makassar, Senin (19/6/2017).

“Borneo FC datang ke Makassar untuk mencuri poin. Kami akan memaksimalkan seluruh potensi pemain untuk mewujudkannya,” papar Dragan.

Termasuk mengoptimalkan peran Flavio Junior yang piawai dalam mengeksekusi bola mati.

kami siap tampil dengan permainan yang enak untuk ditonton,” ujar Dragan

Sementara Borneo FC kabarnya akan membawa salah satu pemain muda Pesut Etam U-19, Muhammad Sihran Amarullah.

Probbably Pusamania Borneo FC (4-4-2): Muhammad Ridho (Kiper); Diego Michiels, Kunihiro Yamashita, Firly Apriansyah, Flavio Beck Junior (Belakang); Wahyudi Hamisi, Asri Akbar, Terens Puhiri, Riswan Yusman (Tengah); Lerby Eliandry, Shane Smeltz (Depan)

Probbably CS: 2-1 3-1

Over 2.5 Goals

PSM MAKASSAR

FT: 1-0 (WIN)


18 Juni 2017
Kick-off 20:30 (UTC+07:00)
Indonesia Liga 1
BARITO PUTERA VS PERSIB BANDUNG
BARITO PUTERA -0.5 @1.91
PERSIB BANDUNG +0.5 @1.93
Over 2.5 @1.97
Under 2.5 @1.85
Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Live On TVONE

BARITO PUTERA:
Barito Putera telah lima kali menjalani pertandingan di markasnya. Hasil yang didapatkan armada Jacksen F Tiago adalah empat kemenangan. Satu-satunya kekalahan yang diterima Barito Putera terjadi ketika menjamu PS TNI dengan skor 1-0.
absennya kapten tim sekaligus pemain paling produktif Barito Putera, Rizky Pora, Pemain berusia 27 tahun tersebut terpaksa absen lantaran akumulasi kartu kuning yang menimpanya.
Menurut Jacksen, ini bukanlah kali pertama timnya tak dapat memainkan Pora. Sebelumnya, Barito Putera pernah mengalami hal serupa ketika melumat Persegres Gresik United dua gol tanpa balas, karena Pora terkena cedera.
Coach Jacksen mengakui kekuatan lini pertahanan persib, “Yang jelas, Essien pernah menjadi kunci andalan (Jose) Mourinho di sektor pertahanan Chelsea waktu mereka masih merajalela di EPL (Liga Primer Inggris),” jelas Jacksen.
Tidak hanya Rizky Pora, Thiago Cunha pun sudah absen cukup lama karena cedera. Meski sempat terlihat berlatih dengan skuat Barito Putera yang lain, Jacksen F Thiago belum tentu menurunkannya.
“Ada perubahan konsep bermain yang memungkinkan pemain lain mencetak gol. Kami mencoba mengubah strategi, dan pemain lain pun bisa mencetak gol. Itu sudah menjadi solusi,” ujar sang pelatih.
Barito Putera (4-3-3): Aditya Harlan (kiper); Valentino Telaubun, Hansamu Yama, Aaron Evans, Ambrizal (belakang); Gavin Kwan Adsit, Paulo Sitanggang, Dedi Hartono (tengah); Fajar Handika, Douglas Ricardo, Matias Cordoba (depan).
PERSIB BANDUNG:
pelatih Persib Djadjang Nurdjaman memboyong 21 pemain.
Rombongan tim Maung Bandung pun sudah bertolak ke Banjarmasin, hari ini. Dari daftar pemain yang dibawa, tak ada nama gelandang Dedi Kusnandar.
Pemain yang akrab disapa Dado itu harus absen lantaran terkena akumulasi kartu kuning.
Berikut daftar pemain Persib untuk melawan Barito Putera:
Penjaga Gawang: I Made Wirawan, M. Natshir
Belakang: Supardi Nasir, Tony Sucipto, Achmad Jufriyanto, Vladimir Vujovic, Wildansyah, Henhen Herdiana
Gelandang: Hariono, Atep, Febri Hariyadi, Billy Keraf, Gian Zola Nasrulloh, Kim Jeffrey Kurniawan, Ahmad Subagja Baasith, Michael Essien, Raphael Maitimo
Penyerang: Sergio Van Dijk, Tantan, Shohei Matsunaga, Carlton Cole
Dalam daftar 21 pemain yang diboyong ke Banjarmasin, Djanur juga turut menyertakan Sergio van Dijk, walau striker berkepala pelontos ini tidak berada di kondisi terbaiknya. Djanur belum bisa memastikan Van Dijk tampil sebagai starter.
Djanur juga menilai tuan rumah mempunyai bek tangguh pada sosok Ambrizal, Hansamu Yama, dan Aaron Michael Evans. Ini akan membuat tugas tukang gedor menjadi makin sulit. Apalagi Djanur masih kesulitan menentukan striker untuk laga nanti.
“Di posisi penyerang kami masih bermasalah, karena kinerja pemain kami belum sesuai harapan. Dua striker murni terkendala kebugaran, sedangkan dua lainnya memang bukan berada di posisinya [sebagai penyerang],” imbuh Djanur.
Persib (4-3-3): I Made Wirawan (kiper); Henhen Herdiana, Ahmad Jufriyanto, Vladimir Vujovic, Supardi (belakang); Hariono, Gian Zola, Michael Essien (tengah); Atep Rizal, Tantan, Febri Hariyadi (depan).

Under 2.5 Goals

Probabbly CS: 0-0 1-0 0-1

FT: 1-0 (WIN)


18 Juni 2017
Kick-off 20:30 (UTC+07:00)
Indonesia Liga 1
PERSERU SERUI VS PS TNI
PERSERU SERUI +1 @1.75
+0.75 @2.00
PS TNI -1 @1.96
PS TNI -0.75 @1.88
Over 2.5 @1.67
Under 2.5 @2.26
Stadion Pakansari, Bogor (home of PS TNI)
Di beberapa pertandingan home PS TNI di stadion rata-rata kosong karena minimnya suporter PS TNI. dukungan supporter tidak terlalu besar
PERSERU SERUI:
dipertandingan terakhir pekan lalu, Perseru yang sudah berganti pelatih dari Yusack ke Agus Yuwono tersebut menelan kekalahan telak dari Persija. Tak berkutik, Perseru kalah dengan skor 0-3
Pelatih Perseru Serui, Agus Yuwono, mengakui timnya mengalami kesulitan selama menjalani Liga 1 2017 di bulan Ramadan 2017. Perseru baru mendapatkan satu poin dari tiga pertandingan dan merasa pemainnya sudah kelelahan karena tidak pulang selama hampir satu bulan.
Perseru harus memainkan laga kandang di markas lawan karena Stadion Marora tidak memenuhi standar untuk menggelar pertandingan malam hari.
Perjalanan tanpa pulang dan padatnya jadwal membuat Perseru kesulitan dan mengalami kerugian besar.
Agus menyadari pemainnya dilanda kelelahan psikologi, karena harus bermain di luar Serui sepanjang Ramadan. Namun Agus yakin Kuda Laut Oranye akan bangkit untuk memutus paceklik kemenangan di delapan laga terakhir.
“Memang selama Ramadan 2017 ini kami harus selalu bermain di luar Serui. Tentu saja ini merugikan dan melelahkan bagi kami semua, namun ini yang harus kami jalani. Kondisi kami sementara seperti ini karena memang lapangan kami belum siap,” ujar Agus Yuwono.
“Kami dapat hasil bagus ketika menghadapi Arema di Malang. Kami bermain imbang di sana. Semoga saat menghadapi PS TNI kami bisa seperti ketika menghadapi Arema. Kami ingin bermain bagus dan setidaknya mendapatkan satu poin dari PS TNI,” lanjutnya.
kehilangan bek tengahnya, Mochammad Zaenuri, karena harus menjalani hukuman larangan pertandingan terakhir dari hukuman lima pertandingan yang diberikan Komisi Disiplin PSSI.
“Selain Zaenuri yang menjalani hukuman dari Komdis, semua pemain siap dan tidak ada yang cedera.
Perseru (4-3-3): Sukasto Efendi (kiper); Tonny Roy Ayomi, Boman Bi Irie Aime, Bilibig Dian Mahrus, Kalvin Wopi (belakang); Ronaldo Meosido, Farid Wajdi, Septinus Alua (tengah); Omar Zeinedine, Alba Saves Serkadifat, Silvio Escobar (depan).
PS TNI:
Bagi PS TNI pertandingan ini berstatus tim away yang bermain di kandang sendiri
Pelatih PS TNI, Ivan Kolev, tak ingin anak-anak asuhnya jemawa. Bahkan pelatih asal Bulgaria itu masih belum menemukan komposisi terbaik karena tak memiliki 11 pemain terbaik yang sama setiap pertandingan.
“Masalah kami selalu sama, tidak memiliki 11 pemain terbaik yang sama di setiap pertandingan. Kami selalu kehilangan satu atau dua pemain dalam pertandingan berikutnya. Jadi saya tidak mau berandai-andai,” ujar Kolev.
Pelatih asal Bulgaria itu kali ini harus kehilangan gelandang Agil Munawar dan sang marquee player, Elio Martins. Agil harus menjalani akumulasi kartu kuning, sementara Elio Martins disebut oleh Ivan Kolev tengah mengalami cedera.
Menghadapi Perseru Serui, kabarnya Elio Bruno dan Ganjar Mukti bakal absen. Pasalnya kedua pemain pilar PS TNI itu terkena akumulasi kartu kuning. Namun sebagai gantinya dua pemain asing siap diturunkan melawan Perseru yakni Facunda Takin dan Leonel Nunez.
Kolev mengaku buta dengan kekuatan Perseru. Apalagi PS TNI tidak bisa memainkan Ganjar Mukti dan Agil Munawar akibat akumulasi kartu, serta Elio Martins yang diterpa cedera.
PS TNI (4-2-3-1): Teguh Amiruddin (kiper); Abduh Lestaluhu, Ganjar Mukti, Manahati Lestusen, Yus Arfandi (belakang); Hong Soon-hak, Roni Sugeng, Guntur Tri Aji, Gustur Cahyo Putro, Erwin Ramdani (tengah); Sansan Fauzi (depan).

Probbably Score: 0-2 0-3
PS TNI -0.75

FT: 0-1 (WIN 1/2)


http://www.indosoccerinfo.com
17 June 2017
Kick-off 20:30 (UTC+07:00)
Indonesia Liga 1
AREMA FC VS BALI UNITED

AREMA FC -1 @1.79
BALI UNITED +1 @2.07
Over 2.5 @2.05
Under 2.5 @1.75

Stadion Gajayana, Malang Live On TVONE

AREMA FC:

Arema loyal fans, Aremania, demanded that coach Aji resign, Pressure must win to create a burden for Arema FC when facing Bali United

More batter, Arema FC’s defense this time more complete, Captain Johan Ahmad Farisi, who must be absent in the previous game for serving a red card, can re-appear.

Two national team players, Hanif Sjahbandi and Bagas Adi Nugroho, certainly have been able to strengthen Arema FC.

Will also increase with the return of defensive midfielder Jad Noureddine (key defender player has come from the Lebanese national team a day ahead of the game so he does not follow preparations but probbably still play in this match).

“Everyone knows that Arema complete in the back line. This team will definitely be tough, ”

However, on the other hand big problems also hit Arema FC due to the threat of absent winger Esteban Vizcarra’s absence due to a hamstring injury.

So also Juan Pablo Pino to appear who must vanished. When assessed ready by Aji, the marquee player actually get injured in the practice session.

Missing player: Esteban Vizcarra (Key player MF/AMF Hamstring injury.), Juan Pablo Pino (marquee player, Hamstring injury.)

“Our front line has only Dedik Setiawan and Gonzales, only two of them so our stock is not ideal,”

Probabbly Arema FC (4-2-3-1): Kurnia Meiga (GK); Syaiful Indra, Arthur Cunha, Bagas Adi, Ahmad Alfarizi (DF); Ferry Aman, Hanid Sjahbandi, Andrianto, Arif Suyono, Dendi Santoso (MF); Cristian Gonzales (FW)

BALI UNITED:

Good news, Four REGULAR players who had been absent due to strengthen the Indonesian national team can certainly be displayed, Ricky Fajrin, Miftahul Hamdi, Yabes Roni, and Irfan Bachdim ready to play in this match.

“Of course we will take advantage of their presence (four players national team) to be our extra strength against the game against Arema, their experience is needed for big games like against Arema,”

Widodo hopes, with the presence of four players, Bali United can display the best game

Sylvano Comvalius as Bali’s top scorer in League 1 has already scored six goals on fire in this match.

In this match Bali United bring a full squad. In fact, unlike other away games, Bali United brought 26 players to fight Arema.

Missing player only 1 regular player: Agus Nova (DF/CD)

Probabbly Bali United (4-3-3): Wawan Hendrawan (GK); Andhika Wijaya, Ahn Byung, Ngurah Nanak, Ricky Fajrin (DF); Marcos Flores, Gede Sukadana, Fadil Sausu (MF); Yabes Roni, Sylvano Comvalius, Irfan Bachdim (FW)

Under 2.5 Goals

BALI UNITED +1

FT: 2-0 (LOSE)


http://www.indosoccerinfo.com
16 June 2017
Kick-off 20:30 (UTC+07:00)
Indonesia Liga 1
PERSIJA VS SRIWIJAYA FC

PERSIJA JAKARTA
SRIWIJAYA FC

Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Live On TVONE

Dua pertandingan dalam satu pekan membuat kondisi fisik Persija sedikit kalah dari Sriwijaya, karena tuan rumah memang baru saja memainkan laga kontra Perseru, 13 Juni lalu. Sementara Sriwijaya, terakhir tampil pada 7 Juni dengan melumat Mitra Kukar, 3-1.

“Sriwijaya punya waktu lebih buat istirahat,

PERSIJA JAKARTA:

Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra Teco menyayangkan status pertandingan tanpa penonton

Teco, sapaan akrab Stefano, mengindikasikan tak mau banyak mengubah susunan pemain dari laga sebelumnya. Persija belum terkalahkan pada lima laga teraktual, dua kali imbang lawan Bali United dan Mitra Kukar, kemudian menang tiga kali beruntun selama Ramadan.

“Kami tidak mengubah banyak pemain karena kami sudah lihat tim bahwa kami sejak lawan Bali dan Kukar sudah main bagus. Saya sebagai pelatih tidak suka banyak ganti pemain sampai empat lima enam, mungkin hanya ganti dua-tiga supaya tim tetap kompak,” kata Teco.

SRIWIJAYA FC:

Menghadapi Persija yang sedang ‘naik daun’ pelatih asal Brasil tersebut akan mengandalkan sejumlah pemain yang tidak berpuasa. Di skuad SFC menang ada beberapa pemain yang non-muslim. Sebut saja Alberto “Beto” Gonzalves, Hilton Moreira, Yohanis Nabar, Yu Hyun-koo, Marco Sandy Meraudje, dan Yanto Basna.

Under 2.5 Goals

FT: 1-0 (WIN)


14 Juni 2017
Kick-off 20:30 (UTC+07:00)
Indonesia Liga 1
PERSELA LAMONGAN VS PERSIPURA

Persela Lamongan -0.5 @1.800
Persela Lamongan -0.5 @1.720
PERSIPURA JAYAPURA +0.5 @2.13
PERSIPURA JAYAPURA +0.5    @1.80
Over 2.5 Goals @1.80
Under 2.5 Goals @2.02

Stadion Surajaya, Lamongan Live On TVONE

PERSELA LAMONGAN:
Setelah memenangi dua pertandingan sebelumnya, tim kebanggaan Kota Soto itu berhasrat mencetak hattrick kemenangan di bulan Ramadan ini.
Persela memiliki bekal impresif setelah sukses menumbangkan Sriwijaya FC 2-1 dan Persegres Gresik United 2-0.
Pelatih yang akrab disapa Herkis ini memang memiliki modal bagus untuk meraih hasil optimal. Sebab Persela bisa menurunkan skuat terbaiknya.
saat ini sang mesin gol Ivan Carlos juga sedang tajam. Ia sudah mencetak tujuh gol. Ditunjang penampilan Jose Manuel Barbosa Alves yang kian nyetel dengan tim, Persela patut percaya diri.
Kesulitan adaptasi dengan cuaca di Indonesia yang sempat dialami Jose kini sudah terlewati. Hal itu bisa dilihat dari dua penampilan terakhirnya bersama Persela. Performa Jose yang sebelumnya terlihat sering kedodoran kini sudah tidak lagi. Mobilitas serta kerja samanya dengan para gelandang Persela membaik.
“Kami matangkan lini tengah dengan Jose sebagai pengatur serangan. Saya ingin Jose, Eka Ramdani, dan Kosuke Yamazaki Uchida, berkolaborasi menjembatani antara lini tengah dengan Ivan Carlos di depan,” ujar Herkis.
Persela (4-3-2-1): Choirul Huda (Kiper); Ahmad Birrul Walidan, Samsul Arifin, M Zainal Haq, Marcio Rozario (Belakang); Kosuke Yamasaki, Moch Fahmi Al Ayyubi, Sandi Septian, Eka Ramdani,  Barbosa Alves (Tengah); Ivan Carlos (Depan)

PERSIPURA JAYAPURA:
Persipura dalam kondisi tidak baik, Tampil tanpa pelatih kepala, Liestiadi, mundur, serta  absennya empat pemain pilar: Boaz Solossa, Ian Louis Kabes, Osvaldo Haay, dan Marinus Mariyanto Wanewar,
Kondisi Persipura terbalik 180 derajat dibanding tim tuan rumah. Tim  Mutiara Hitam yang notabene jawara Torabika Soccer Championship 2016 saat ini tengah limbung.
Boaz Solossa dkk. mengalami dua kekalahan beruntun saat menjajal PSM Makassar 1-5 dan Madura United 2-0. Pelatih mereka Liestiadi pun mengundurkan diri karena tak kuat dengan tekanan dari suporter.
Persipura dipastikan kehilangan Boaz Solossa dan Marinus Manewar, yang terkena skorsing. Mettu Dwaramury, pelatih caretaker Persipura kudu putar otak mencari pemain pengganti di sektor depan tim asuhannya.
Sementara Persipura kabarnya sedang mencari pengganti Liestiadi. Nama Pieter Huistra pun muncul sebagai penggantinya. Pieter Huistra sendiri adalah mantan direktur teknik PSSI. Pelatih asal Belanda tersebut dikabarkan hanya ingin melatih Persipura jika menjadi pelatih di Indonesia.
Persipura sudah dipastikan tidak akan diperkuat beberapa pemain andalannya, mulai dari Boaz Salossa, Ian Louis Kabes, termasuk Marianus Manewar yang mendapatkan hukuman tambahan dari PSSI akibat ulah kurang terpujinya saat pertandingan sebelumnya.

Persipura (4-3-3): Yoo Jae-hoon (Kiper); Yustinus Pae, Dominggus Fakdawer, Ricardo Salampessy, Ruben Sanadi (Belakang); Elisa Basna, Yan Nasadit, Nelson Alom (Tengah); Ferinando Pahabol, Priska Womsiwor, Ian Kabes (Depan)

Probably CS: 1-0 2-1
Persela Lamongan -0.5

FT: 0-1 (LOSE)


http://www.indosoccerinfo.com
15 June 2017
Kick-off 20:30 (UTC+07:00)
Indonesia Liga 1
MITRA KUKAR VS PERSEGRES GRESIK

MITRA KUKAR -2 @1.98
PERSEGRES GRESIK +2 @1.86
Over 2.5 @1.73
Under 2.5 @2.16

Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Live On TVONE

MITRA KUKAR:

“Kami tetap mewaspadai Persegres. Saya harap Yogi Rahadian dkk. lebih fokus dan bekerja keras untuk mendapatkan poin penuh di kandang,” ujarnya.

Jafri pun menegaskan kesiapan anak asuhnya untuk meraih hasil positif di laga ini. Kondisi pemain juga mendukung ke arah sana karena hanya Gerri Mandagi yang absen karena masih dalam tahap pemulihan cedera.

Sedangkan dua pemain yang baru kembali dari Timnas Indonesia U-22, Bayu Pradana dan Septian David Maulana masih ditunggu kesiapannya membela Mitra Kukar di laga ini. “Bayu Pradana dan Septian David masih kami pantau apakah bisa diturunkan di laga nanti,” tukas mantan pelatih Persipura Jayapura itu.

Jelang pertarungan melawan Persegres GU, tuan rumah dikabarkan akan kehilangan beberapa pemain. Kabar teranyar menyebutkan Zulham Zamrun mengundurkan diri dari klub Mitra Kukar. Mantan pemain Persib Bandung tersebut dikabarkan mundur karena frustasi jarang dimainkan dalam pertandingan.

Mitra Kukar (4-3-3): Riki Pambudi; Wiganda Pradika, Jorge Gotor, Saepuloh Maulana, Syaiful Ramadhan; Oh In-kyun, Mohamed Sissoko, Bayu Pradana; Yogi Rahadian, Marclei Cesar, Septian David

PERSEGRES GRESIK UNITED:

Manajemen Persegres Gresik United memutuskan melepas jabatan Hanafi sebagai manajer tim, dan diminta berkonsentrasi penuh menjadi pelatih agar bisa mengangkat performa Laskar Joko Samudro di Liga 1 2017.

selain tak didampingi pelatih kepala Hanafi yang masih dalam tahap penyembuhan operasi pembesaran prostat, tim tamu juga tak diperkuat tiga pemainnya. Mereka yang absen di pertandingan ini adalah Goran Ganchev, Choi Hyun-yeon dan Gusti Rustiawan.

Posisi Goran digantikan oleh Herwin Tri Saputra, tempat Choi diisi Agus Indra Kurniawan, dan posisi Gusti Rustiawan akan ditempati Andre Dwi Putra.

Persegres Gresik United (4-4-2): Fitrul Dwi Rustapa; Jeki Arisandi, Herwin Tri Saputra, Syahrul Mustofa, David Faristian; Andre Dwi Putra, Agus Indra Kurniawan, Fitra Ridwan, Arsyad Yusgiantoro, Komarodin, Patrick Da Silva

Probabbly CS: 3-1 4-0

Over 3 Goals

FT: 3-1 (WIN)


http://www.indosoccerinfo.com
13 June 2017
Kick-off 20:30 (UTC+07:00)
Indonesia Liga 1
PERSERU SERUI VS PERSIJA

PERSERU SERUI
PERSIJA JAKARTA

Netral venue Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi (near from jakarta)

PERSERU SERUI:

Dalam pertandingan ini Perseru meminjam Stadion Patriot sebagai kandang darurat mereka. Perpindahan lokasi pertandingan menguntungkan tim ibu kota. Pendukung setia mereka The Jakmania bakal memenuhi stadion.

Perseru Serui one of team that In advantage due to natural conditions in thier home Serui Island. Every team opposite to visit serui island will find difficulty adapting condition.

In this match perseru not in profit with the neutral condition of the venue will even be very profitable for persija

manajemen Perseru Serui mendepak pelatih Yusak Sutanto lantaran dianggap gagal mengangkat prestasi Septinus Alua dkk hingga pekan kesembilan Liga 1 musim 2017.

Agus Yuwono, yang sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih tim U-19 Perseru, dipercaya menjadi suksesor Yusak.

Laga pertama di bawah asuhan Agus, Perseru tampil lebih ngotot dan sukses menahan imbang Arema FC dengan skor 0-0 di Stadion Gajayana, Malang, Sabtu (10/6/2017).

Hasil tersebut sekaligus menjadi kali pertama skuat Singo Edan gagal menang di markas mereka.

“Lihat permainan Perseru saat melawan Arema. Mereka memiliki semangat yang tinggi dan pertahanan yang bagus,” ucap Teco, sapaan Stefano Cugurra, pada sesi temu pers pra-laga, Senin (12/6/2017).

Perseru masih akan tanpa Arthur Bonai, motor serangan mereka yang dibekap cedera cukup lama.

Perseru Serui (4-4-2): Sukasto Efendi (Kiper); Dian Mahrus, Boman Bi Irie Ame, Farid Wajdi, Tonny Roy Ayomi (Belakang); Septinus Alua, Ronaldo Meosido, Kalvin Wopi, Silvio Escobar (Tengah); Mariando Uropmabin, Omar Zeinedine (Depan)

PERSIJA JAKARTA:

Persija Jakarta dengan kepercayaan diri yang membumbung tinggi. Tim Macan Kemayoran baru saja menyudahi tren negatif di awal Liga 1 2017 dengan mengoleksi kemenangan beruntun 2-0 atas PS TNI dan Arema FC.

Very profitable with the neutral condition of the venue in bekasi because near from jakarta, be sure the jakarta supporters (jakmania) will fill the audience seats to meet the match support his team persija jakarta

Bruno kemungkinan besar akan kembali diduetkan dengan Bambang Pamungkas di lini depan Persija. Kolaborasi kedua pemain tersebut terbilang oke dalam dua laga terkini tim ibu kota.

Apalagi, striker asing Persija, Luiz Junior, terkena larangan tampil dalam laga ini akibat akumulasi kartu kuning.

“Saya sudah bermain dengan Luiz sejak awal, kini bersama Bambang. Dua-duanya adalah pemain bagus. Itu keputusan pelatih agar tim ini menang,” ucap eks pemain Albirex Niigata itu.

Di samping itu, Persija kini menjadi tim terminim kedua soal mencetak gol. Total, skuat Macan Kemayoran baru mengkreasi delapan lesakkan. Pencapaian tersebut hanya berada satu strip di atas sang lawan, Perseru

Persija juga memiliki pertahanan kokoh dan mempunyai modal bagus menjelang laga kontra Perseru. Sebelumnya, tim ibu kota sukses menang dua kali beruntun yakni melawan Arema FC dan PS TNI dengan skor identik 2-0.

Dalam laga ini, Persija tidak bisa menurunkan dua pemain di lini depan yakni, Luiz Junior (akumulasi) dan Rudi Widodo (sakit). Sementara itu, bek Gunawan Dwi Cahyo dipastikan pulih dari cedera betis dan siap diturunkan.

Perseru di laga sebelumnya sukses memaksakan hasil imbang 0-0 melawan Arema FC. “Organisasi pertahanan mereka bagus. Para penyerang kami harus pintar-pintar mencari celah untuk membobol mereka,” ucap arsitek asal Brasil tersebut.

Mengantisipasi Perseru bakal bakal mengusung strategi bertahan parkir bus, Teco bakal menginstruksikan para pemainnya rajin melakukan shooting jarak jauh. Strategi ini cukup berhasil saat menghadapi PS TNI yang juga punya pertahanan amat solid.

Persija harus kehilangan penyerang Luis Junior yang mengalami cedera. Posisi Luis akan diisi oleh pemain veteran Bambang Pamungkas.

Laga ini tak mudah karena Persija juga dilanda kelelahan dan minimnya pemain. Mereka harus tanpa Hargianto dan Rezaldi Hehanusa yang dipanggil timnas Indonesia, serta Rohit Chand (Nepal).

Persija Jakarta (4-4-2): Andritany Ardhiyaksa (Kiper); Ismed Sofyan, Maman Abdul Rahman, Willian Silva Costa Pachecho, Ryuji Utomo (Belakang); Ambrizal Umanailo, Irfandy Zein Alzubeidy, Sandi Sute, Sutanto (Tengah); Bambang Pamungkas, Bruno da Silva Lopes (Depan)

Probabbly CS: 0-1 0-2

Persija +0

FT: 0-3 (WIN)


http://www.indosoccerinfo.com
12 June 2017
Kick-off 20:30 (UTC+07:00)
Indonesia Liga 1
MADURA UNITED VS SEMEN PADANG

MADURA UNITED -1 @1.71
SEMEN PADANG +1 @2.19
Over 2.5 @1.90
Under 2.5 @1.90

Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan Kick off 20:30 WIB. Live On TVONE

MADURA UNITED:

In great situation, their all key player ready to play in this match, Fabiano Beltrame (Captain and Key Regular player, DF), Dane Milovanovic (Key Regular player, MF), Boubacar sanogo (key regular player, MF), Peter odemwingie (Marque Player, FW), and Greg Nwokolo (Key Regular player, FW)

Madura United: Herry Prasetyo; Ertiyanto, Fachruddin Wahyudi, Fabiano Beltrame, Asep Berlian, Dane Milovanovic, Slamet Nurcahyo, Saldi Peter Odemwingie, Greg Nwokolo.

SEMEN PADANG:

Already 3 week Marcel Scramento (key player FW, absence suspend 6 match).

“Marcel memang salah satu roh tim ini, namun saat ini kami memiliki pemain yang tak kalah bagus, Tambun Naibaho, yang semakin menunjukkan kualitasnya. Tambun mampu menjawab tantangan hingga terpilih menjadi striker utama saat ini,” jelas Nilmaizar.

Only Cassio and Didier Zokora key player play in last 3 week.

Nilmaizar menurunkan tiga pemain muda pada dua sektor, masing-masing Rendi Oscario di posisi penjaga gawang serta Adi Nugroho dan Finno Ardianas di sektor tengah Semen Padang.

Dalam lawatan ke Madura, Nilmaizar kemungkinan kembali menurunkan tiga pemain ini. Hal itu tidak terlepas dari kebutuhan tim terhadap inisiator lini tengah, Irsyad Maulana.

“20 orang pemain yang kami bawa dalam kondisi fit dan siap diturunkan.
Kiper: Jandia Eka Putra, Rendy Oscario
Belakang: Hengki Ardiles, Cassio de Jessus, Handi Ramdhan, Novrianto, Fandry Imbiri, Haidar Ali Lestaluhu, Novan Setya Sasongko
Tengah: Riko Simanjuntak, Didier Zokora, Irsyad Maulana, Fridolin Kristof Yoku, Kevin Ivander, Vendry Mofu, Rudi.
Depan: Adi Nugroho, Syamsul Bahri, Tambun Naibaho.

Missing player: Marcel Sacramento (Key regular player, FW) and Rudi (Doubtfull last match injuried)

Semen Padang: Rendi Oscario; Hengki Ardiles, Cassio de Jessus, Novrianto, Novan Setya Sasongko, Adi Nugroho, Vendry Mofu, Rudi, Finno Andianas, Irsyad Maulana, Tambun Naibaho.

Probably CS: 2-1 2-0

FT: 6-0 (WIN)

20 Pemain Persija ke Malang, Stefano Teco Bawa 2 Striker

Persija Jakarta akan menjalani laga perdana Liga 1 2017 dengan menghadapi Persiba Balikpapan di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (16/4/2017. Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, memboyong 20 pemain ke Malang dan hanya membawa dua orang striker untuk laga perdana Liga 1 2017.

Persija bertolak ke Malang hari ini, Jumat (14/4/2017). Di antara 20 pemain tersebut, Teco hanya membawa Luis Junior dan Rudi Widodo, yang berposisi sebagai striker. Bambang Pamungkas tidak ikut dalam rombongan lantaran tengah mengikuti kegiatan dengan pihak lain yang telah lebih dulu mengikat kerja sama secara pribadi dengannya.

Selain itu, Teco membawa delapan pemain belakang dalam laga tandang kali ini. Nama Ryuji Utomo yang selama ini lebih sering menghabiskan waktu bersama Timnas Indonesia U-22 ada dalam daftar. Justru nama Arthur Irawan yang sudah kembali ke Persija, menghilang dalam daftar.

Teco juga membawa delapan pemain untuk mengisi lini tengah timnya. Delapan pemain tersebut adalah nama-nama yang sudah menjadi langganan dalam setiap uji coba, plus Rohit Chand yang sudah bergabung sejak laga uji coba kontra Timnas Indonesia U-22 di Bekasi.

Daftar Pemain Persija untuk laga kontra Persiba Balikpapan
Kiper: Andritany Ardhiyasa, M Rizky Darmawan
Bek: Willian Pachecho, Gunawan Dwi Cahyo, Maman Abdurrahman, Ismed Sofyan, Novri Setiawan, Vava Mario Yagalo, Rezaldi Hehanusa, Ryuji Utomo
Gelandang: Ambrizal Umanailo, Irfandy Zein, Sandi Sute, Jefri Kurniawan, Rohit Chand, Muhammad Rasul, Sutanto Tan, Ramdani Lestaluhu
Striker: Luis Carlos Junior, Rudi Widodo

Bali United Berambisi Tekuk MU dengan Permainan Kolektif

Menjelang laga perdana pada Liga 1 kontra Madura United pada Minggu (16/4/2017) nanti, Bali United terus mematangkan skema permainannya. Pelatih Bali United Hans Peter Schaller mengatakan dirinya saat ini fokus memantapkan kolektivitas permainan Irfan Bachdim dkk.

“Hingga sebelum pertandingan nanti, kami akan terus melatih kolektivitas permainan tim kami. Kami ingin mengalahkan Madura dengan permainan kolektif,” kata Peter, Rabu (12/4/2017).

Peter sadar jika Madura United memiliki pemain dengan skill individu yang luar biasa. Hal itulah yang menjadi alasan baginya untuk lebih memantapkan kerja sama tim agar bisa meraih hasil maksimal di laga perdana Liga 1.

“Madura punya banyak pemain berkualitas di semua lini. Jadi untuk meladeni mereka, saya pikir mau tidak mau kami harus bermain secara tim,” tambahnya.

Meski demikian, pelatih asal Austria mengaku tidak gentar melawan tim bertabur bintang seperti Madura United. Dia tetap berkeyakinan jika kehadiran satu dua pemain bintang tidak akan mampu mengalahka tim yang bermain secara bersama-sama.

“Saya tahu Madura United mengandalkan Fabiano, Greg dan Odemwinge. Tapi kami akan berusaha mengalahkan mereka dengan cara bermain seperti yang kami tanpilkan saat mengalahkan Persib waktu itu,” kata Hans.

Profil Bhayangkara FC: Mencari Kemapanan 2017

Kemunculaan Bhayangkara FC berawal dari dualisme Persebaya Surabaya yang terjadi pada 2010. Kala itu, ada dua tim yang menggunakan nama Persebaya Surabaya. Satu berlaga di Indonesian Premier League (IPL) dengan nama Persebaya 1927, dan yang satunya lagi tampil di Divisi Utama dengan nama Persebaya Surabaya.

Setelah dua musim bermain di Divisi Utama, Persebaya Surabaya akhirnya promosi ke Indonesian Super League (ISL) di musim ketiganya usai menjuarai kompetisi kasta kedua tersebut, tepatnya pada 2013 lalu.

Hanya semusim bermain di kompetisi kasta teratas (musim 2013-2014), upaya Persebaya untuk tetap eksis di kompetisi kasta tertinggi mulai mendapat hambatan. Tanda-tanda itu muncul diawali dari keikutsertaan mereka di Piala Presiden 2015.

Pada waktu itu, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengancam Persebaya di bawah PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) tidak bisa ambil bagian di turnamen garapan Mahaka Sports and Entertainment itu jika tidak mengubah nama.

Demi mendapatkan izin tampil di turnamen tersebut, PT MMIB di bawah kendali I Gede Widiade selaku pengelola klub melunak. Nama United pun ditambahkan di belakang nama Persebaya, jadi Persebaya United.

Setelah itu, mereka kembali berganti nama menjadi Bonek FC, kemudian menjadi Surabaya United, berubah lagi menjadi Surabaya United Bhayangkara. Pergantian nama sebanyak empat kali itu terjadi hanya dalam kurun waktu setahun, sepanjang musim 2015.

Memasuki musim 2016, tim yang saham mayoritasnya dimiliki Polri ini kembali mengubah namanya, kali ini menjadi Bhayangkara FC. Dengan menggunakan nama tersebut, Bhayangkara FC pun tampil di Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo. Nama inilah yang kemudian dipatenkan menjadi nama tim yang baru saja berpindah markas dari Surabaya ke Jakarta tersebut.

Di kompetisi baru, Liga 1, Bhayangkara FC pun berambisi memperbaiki catatan prestasinya di TSC 2016. Mereka memancang target minimal bertengger di posisi lima besar. Namun peruntungan Bhayangkara tampaknya berkata lain, mereka hanya finish di urutan ke-7 klasemen akhir.

Perubahan besar dilakukan manajemen Bhayangkara FC pada pramusim 2017. Selain mempertahankan sederet wajah lama, mereka juga memulangkan sejumlah pemain berstatus anggota Polri. Tak hanya itu, sejumlah pemain bintang baru macam Jajang Mulyana dan Firman Utina pun mereka rekrut. Dengan tambahan kedua pemain tersebut, kekuatan tim ini diharapkan semakin kokoh.

Selain itu mereka juga mendatangkan pelatih kepala asal Skotlandia, Simon McMenemy, serta staf baru. Tak cukup, mereka juga memboyong pemain asing asal Brasil, Jhonatan Mariano Bernardo. Pemain ini didatangkan untuk mengisi pos di lini serangnya karena kondisi kaki Thiago Furtuoso yang masih dibekap cedera.

Simon cukup optimistis timnya mampu bersaing di papan atas klasemen sementara. Sebab jika melihat kedalaman skuat tim ini, Bhayangkara FC memang memiliki semua syarat untuk menjadi tim papan atas di Liga 1 nanti.

Pasalnya, mereka memiliki pemain bintang lokal maupun asing yang relatif lengkap. Bahkan jika dilitilk lagi, nyaris semua pemain, baik inti maupun cadangan, berkategori bintang. Bhayangkara FCjuga berniat mendatangkan marquee player dalam waktu dekat.

Jajang Mulyana bukan nama baru di sepak bola nasional. Ia mengorbit tinggi ketika membela Timnas U-21 dan Timnas U-23. Merumput bersama sejumlah klub kasta tertinggi juga pernah ia kecap.

Sebut saja Madura United, Sriwijaya FC, Mitra Kukar, dan Pusamania Borneo FC. Pada usianya yang ke-29 tahun, pemain yang pernah dipinjamkan ke Boavista FC itu memang tak memiliki prestasi mengilap, namun di tangan pelatih Bhayangkara FC, Simon Mcmenemy, Jajang diyakini bakal menjadi salah satu penyerang tajam di Liga 1 nanti.

Posturnya yang jangkung, naluri mencetak golnya yang bagus, serta kematangan sang pemain menjadi alasan pelatih Bhayangkara FC Simon Mcmenemy merekomendasinya untuk direkrut. “Saya tahu kualitas Jajang. Saya yakin, dia akan memberikan kontribusi besar bagi tim ini. Dia sekarang sedang mencari ketajamannya kembali,” sebut arsitek asal Skotlandia ini.

Jajang sendiri memang tak terlalu tampak menonjol selama masa persiapan. Dari serangkaian uji coba yang dilakukan Bhayangkara FC, ia hanya mencetak satu gol. Namun, sang pemain memiliki keistimewaan yang tak dimiliki pemain lain, yakni bisa bermain sama bagusnya ketika ditempatkan sebagai stoper.

Kualitasnya di posisi yang tak lazim ini ia tunjukkan ketika Bhayangkara beruji coba lawan Persegres Gresik United beberapa waktu lalu. Jajang tak bermain sebagai striker, melainkan berduet dengan Otavio Dutra di bek tengah.

Hasilnya luar biasa, sang pemain tampil bagus. Tanpa rasa canggung, Jajang berkali-kali mementahkan peluang yang didapat Persegres. Tak hanya memutus serangan yang dilancarkan oleh lawan melalui bola bawah, Jajang juga kerap memenangi duel-duel udara.

“Dia pemain luar biasa. Kalau sedang berada di puncak performa, Jajang akan memberikan yang terbaik untuk tim yang dibelanya,” sebut Simon.

Pembuktian Simon McMenemy Sang Spesialis Pemain Muda

Bernama lengkap Simon Alexander Mcmenemy, pelatih yang satu ini didatangkan oleh manajemen Bhayangkara FC pada 13 Januari lalu. Ia menggantikan posisi pelatih kepala sebelumnya, Ibnu Grahan yang kini didapuk sebagai asisten.

Simon dianggap sosok yang tepat untuk menangani Bhayangkara FC, sebab sang pelatih memiliki spesialisasi dalam menangani tim yang dihuni banyak pemain muda usia. Simon mengaku senang membesut pemain belia karena memiliki semangat sangat besar.

Sayang, sejak kedatangannya ke BFC, Simon belum menunjukkan kemampuannya sebagai tim bertangan dingin. Buktinya, usai dipecundangi Arema FC di Trofeo Bhayangkara Cup 2017, Bhayangkara FC kembali menuai kegagalan di Piala Presiden 2017. Mereka tersingkir setelah dibungkam Semen Padang FC 0-1 di babak perempat final.

Pada uji coba terakhir di Surabaya kontra Persegres Gresik United, Bhayangkara FC juga meraih hasil kurang memuaskan. Tak diperkuat tiga pemain pilarnya yang bergabung dengan Timnas U-22, Evan Dimas Darmono, dan Putu Gede Juni Antara, Bhayangkara FC hanya meraih hasil imbang 2-2.

Mantan pelatih Pelita Bandung Raya tampaknya harus bekerja ekstra keras jika tak ingin timnya menjadi bulan-bulanan lawan. Pasalnya, dengan sejumlah kebijakan baru PSSI saat ini, Bhayangkara FC dalam bahaya.(Fahrizal Arnas)

Persela Lamongan: Jose Coelho Pemain Berkelas

Arsitek Persela Lamongan: Jose Coelho Pemain Berkelas

LAMONGAN – Baru ikut latihan bersama Persela Lamongan, rekrutan anyar Jose Coelho sudah membuat pelatih Herry Kiswanto terpesona. Baru sekilas melihat aksi pemain asal Portugal tersebut, pelatih yang biasa disapa Herkis itu sudah mengakui kualitasnya.

Jose Coelho didatangkan Persela Lamongan dengan status marquee player di Liga 1 2017. Pemain berusia 27 tahun itu memang belum bisa menunjukkan skill maksimal karena kondisi fisiknya kurang fit lantaran baru beberapa hari hadir di Kota Soto.

Tapi, Herkis sudah bisa mengukur kemampuannya dari cara mengumpan dan menendang. “Dia pemain berkelas, terlihat dari umpan dan tendangan yang akurat. Kemampuan tekniknya juga berada di atas rata-rata pemain yang berlaga di Indonesia,” ungkap Herkis.

Herkis mengakui Jose Coelho masih perlu adaptasi dengan sepak bola di Indonesia, sekaligus membangun komunikasi dengan anggota Persela Lamongan lainnya. Tapi, waktunya tidak terlalu panjang karena kompetisi Liga 1 sudah akan bergulir akhir pekan ini.

Herkis optimistis gelandang bernama lengkap Jose Manuel Barbosa Alves itu bisa secepatnya menyesuaikan diri dengan atmosfir sepak bola Indonesia, sekaligus karakter permainan Laskar Joko Tingkir.

“Bagi pemain dengan kemampuan seperti dia, kelihatannya tidak ada masalah dengan proses adaptasi,” yakin Herkis.

Kedatangan Jose Coelho ke Persela lamongan terhitung mengejutkan, karena sebelumnya tidak terlihat antusias mendatangkan pemain bintang. Nyatanya, tim kebanggaan LA Mania itu mendapatkan mantan personel Benfica itu.

Jose Coelho sendiri ingin secepatnya mengenal sepak bola Indonesia dan bisa langsung memberikan kontribusi pada Persela Lamongan sejak kompetisi bergulir. Harapannya, tentu saja menjuarai Liga 1.

“Saya senang ada di sini dan semoga bisa menjawab ekspektasi supporter dan manajemen Persela Lamongan. Saya akan terus belajar tentang sepak bola Indonesia,” kata Jose Coelho yang pernah berlajar di akademi FC Porto dan Inter Milan itu.

Jose Coelho menilai sepak bola Indonesia hampir sama dengan sepak bola Asia lainnya. Apalagi dia pernah bermain di Liga Bahrain. Dia optimistis bisa secepatnya beradaptasi dengan Persela Lamongan, diawali dengan mengenal rekan-rekan setimnya.

Modal Nwokolo dan Odemwingie, MU Tak Kepalang Tanggung Pasang Target

Madura United (MU) FC tidak kepalang tanggung menetapkan target di Liga 1 2017. Pasukan Gomes De Oliviera mematok finis di tiga besar lantaran telah membangun kekuatan maksimal musim ini.

Meski banyak tim-tim kontestan Liga 1 yang membangun kekuatan secara signifikan dan lebih berpengalaman, tim berjuluk Sape Kerap percaya diri mampu bersaing. Komposisi tim yang memiliki kedalaman skuat bagus, dipercaya bisa mengangkat prestasi MU.

“Memang banyak tim berpengalaman yang membangun kekuatan secara besar-besaran. Tapi kami yakin dengan kemampuan dan kualitas kami sendiri, sehingga pantas menargetkan minimal tiga besar di akhir kompetisi nanti,” ungkap Presiden KLub MU Achsanul Qosasi.

Dia mengingatkan bahwa kompetisi Liga 1 akan sangat berbeda dengan ISC 2016 dan sejumlah turnamen yang diikuti MU. Sebab pada kompetisi kali ini semua tim all out mempersiapkan dirinya dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas, sekaligus dukungan dana yang besar.

“Kondisinya berbeda dengan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 lalu, karena sekarang klub sudah serius mengeluarkan dana besar. Saya yakin persaingan akan lebih ketat dan dalam kompetisi seperti ini butuh konsistensi tim, tidak hanya bagus di satu-dua pertandingan saja,” urai Achsanul.

Dibebani target posisi tiga besar, Pelatih MU Gomes De Oliviera mengaku siap mewujudkannya. Dengan perbaikan di tim yang cukup besar, termasuk mendatangkan Greg Nwokolo dan Peter Odemwingie, dirinya yakin timnya bakal mampu bersaing dengan tim yang lebih berpengalaman.

“Tim ini sudah sepakat untuk menjalani musim dengan konsisten. Kami tahu akan banyak rintangan dan tantangan berat di depan, tapi kami sudah siap menghadapinya. Saya tidak ragu sedikit pun dengan kekuatan tim Madura United dan semoga semua berjalan sesuai keinginan,” demikian Gomes.

Sissoko Eks Gelandang Liverpool dan Juventus Gabung Mitra Kukar

Mitra Kukar membuat gebrakan di bursa transfer pemain. Jelang bergulirnya Liga 1 2017, tim berjuluk Naga Mekes itu berhasil merekrut Mohamed ‘Momo’ Sissoko.

Transfer sang pemain diresmikan pada Kamis (13/4/2017) malam. Sissoko terdaftar sebagai marquee player di skuat asuhan Jafri Sastra.

Eks Gelandang Liverpool dan Juventus Gabung Mitra Kukar

Sebelum berlabuh di Mitra Kukar, Sissoko pernah mencicipi kerasnya pentas sepak bola Eropa. Gelandang asal Mali tersebut pernah memperkuat tim besar seperti Valencia, Liverpool, Juventus dan Paris Saint Germain.

Karier Sissoko kemudian meredup di musim 2013. Ia sempat mengadu nasib di China dengan memperkuat Shanghai Shenhua. Tapi kariernya tak juga membaik sehingga ia menganggur dari Februari-September 2016.

Setelah itu Sissoko bermain di Liga India. Ia memperkuat Pune City sampai Januari 2017. Kemudian gelandang 32 tahun ini kembali ke pentas sepak bola Italia. Namun Sissoko tidak bermain di ajang Serie A. Ia bergabung dengan Ternana yang bermain di Serie B atau kasta kedua Liga Italia.

Setelah kontraknya habis, Sissoko coba mengikuti jejak Michael Essien main di Indonesia. Tapi kemungkinan besar ia tidak langsung diturunkan saat Mitra Kukar melakoni laga perdana Liga 1 melawan Barito Putera, Sabtu (15/4/2017) besok. Sebab namanya belum didaftarkan ke pengelola liga.