TSC 2016 Match 24 Gresik United Vs Pusamania Borneo

16 October 2016
Kick-off 16:00 (UTC+07:00)
Indonesia Soccer Championship A
Gresik United Vs Pusamania Borneo

Gresik United DNB @1.80/1.76
Gresik United +0 @1.83/1.77
Gresik United +0 @1.65
(1-2 2-1)
Pusamania Borneo DNB @2.05/1.92
Pusamania Borneo +0 @2.05/1.97
Pusamania Borneo +0 @2.05
(3-1)

Over 2.5 @1.95/1.87
Over 2.5 @1.85
Under 2.5 @1.97/1.83
Under 2.5 @1.85

Stadium Tridarma Petrokimia Gresik.

Gresik United:

Coach Eduard Tjong “Gresik United in conditions not ideal in this match two of our players is definitely absent opponent PBFC. There Sasa [Zecevic] who is serving yellow card accumulation, and Wismoyo [Widhistio] red card,”

Persegres only have three days to rest “This is football, and the condition of the team I had to face today. Although the condition of the team is not good, I believe will be able to good perform”

Missing Player: Sasa Zecevic (CB Regular player Central Back absent acumulation card) and Wismoyo Widhistio (CB Regular player Central Back absent red card)

Doubtfull player: Riyandi Ramdhana and Oh Inkyun (Regular CMF) get injury.

Coach Edu has prepared Muhammad Rifqi and Meiko Sigit Susanto to change their position and Wismoyo Sasa.

To compensate PBFC game, Edu has instructed Agus Indra and his friends to play fast and take advantage as hosts. “in this match team must play fight Our strategy at home playing all out, never give up until the game is over”

Probably Persegres Gresik United LINEUPS 4-2-3-1 (Coach Eduard Tjong):

92. Dimas Galih (GK), DF : M Rifqi (CB), Sigit Meiko Susanto (CB), 18. Achmad Ardiansyah (CB), 75. Roni Rosadi (CB), MF : 21. Jusmadi (DMF), 10. Inkyun oh (CMF), 11 Agus Indra (AMF), 27 Ghazali Siregar (RMF), 8 Giron Gustavo (CF), 99 Patrick Da Silva (CF).

Persegres Gresik United LINEUPS 4-2-3-1 (Coach Eduard Tjong):

92. Dimas Galih (GK), DF : 5 Muh Rifki (CB), 18. Achmad Ardiansyah (CB), 2 Sigit M Susanto (CB), 75. Roni Rosadi (CB), MF : 21. Jusmadi (DMF), 10. Inkyun oh (CMF), 17 M Saimima (CMF), 27 Ghazali Siregar (RMF), FW: 13 Rudi Setiawan (CF), 99 Patrick Da Silva (CF).

Key player in match: Ghazali M GOAL 14″, Patrick D GOAL 43″

Pusamania Borneo:

Fitness constraints that plagued the team and not the complete player that is brought to Gresik also admitted quite influential. “We have constraints in the fitness of players, due to the long journey and the flight schedule is messed up yesterday, yes but what can we do we will continue to maximize”

Missing Player: Edilson Tavares (Player FW/SS) recovery phase, and Gerald Pangkali.

Doubtfull player: Leonard Tupamahu (recovery left ear injury)

Good News: Pedro Javier (key player Top Scorer Pusamania 6/goals) and Zulkifli Syukur (Regular DF). Ready to play in this match (previously absent due to accumulated cards)

Coach Dragan Djukanovic brought 19 players:
Dian Agus Prasetyo, Muhammad Ridho, Zulkifli Syukur, Gerald Pangkali, Firly Apriansyah, Leonard Tupamahu, Rachmat Latief, Hendra Ridwan, Gavin Kwan Adsit, Ricky Akbar Ohorella, Sultan Samma, Lerby Eliandri, Jefri Kurniawan, Terens Puhiri, Ponaryo Astaman, Diego Michiels, Jad Noureddine, Pedro Javier, Flavio Beck Junior.

Probably Pusamania Borneo LINEUPS 4-4-2 (Coach Dragan Djukanovic) :

33. Dian A Prasetyo (GK), 24. Diego Michiels (SB), 4 Jad Noureddine (CB), Zulkifli Syukur (CB), 46. Firly Apriyansyah (CB), 11. Ponaryo Astaman (CMF), 87. Flavio Beck Junior (CMF), 28. Terens Puhiri (LMF), 77 Jefri Kurniawan (SMF), Pedro Javier (CF), 12 Lerby Eliandri (CF)

Pusamania Borneo LINEUPS 4-2-3-1 (Coach: Dragan Djukanovic) :

33. Dian A Prasetyo (GK), DF: 24. Diego Michiels (SB), 3 Zulkifli Syukur (CB), 32 Leonard Tupamahu (CB), 4 Jad Noureddine (CB), MF: 77 Jefri Kurniawan (SMF), 11. Ponaryo Astaman (CMF), 87. Flavio Beck Junior (CMF), 28. Terens Puhiri (LMF), FW: 12 Lerby Eliandri Pong Baru (CF), Pedro Javier (CF)

Key player in match: Pedro Javier GOAL 40″

1-1 1-0 2-1
2-0 1-0 3-0

Home win and over game both team to scorer

RESULT: 2-1

Panitia Pelaksana Siaga Satu Jelang Duel Gresik United Vs Arema Cronus

Panpel Siaga Satu Jelang Duel Gresik United Kontra Arema Cronus – Panitia pelaksana (panpel) Persegres Gresik United dikabarkan sudah siaga satu jelang laga yang mempertemukan antara tim Laskar Joko Samudro kontra Arema Cronus pada laga lanjutan TSC A 2016 pekan ke-22 di Stadion Tri Dharma, Gresik, Jum’at (07/10).

Sejumlah langkah antisipatif sudah disiapkan oleh panpel untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan pihak kepolisian kota atau pun kabupaten yang nantinya akan menjadi akses bagi Aremania untuk menuju ke stadion.

Karena seperti diketahui, panpel pertandingan sudah memberikan Aremania jatah 3000 tiket. Tak heran jika panpel harus waspada mengingat letak Gresik yang berdekatan dengan Surabaya yang menjadi basis musuh bebuyutannya, Bonek Mania. Selain itu, Bonek Mania juga banyak yang berasal dari kota Pudak tersebut.

Di sisi lain, pada Senin (03/10) yang lalu pihak panpel bersama dengan Polres Gresik sudah mengundang perwakilan dari polres Jombang, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, dan Surabaya untuk mengamankan kedatangan dan kepulangan Arema Cronus serta Aremania.

Pihak kepolisian kabarnya sudah menyiapkan mobil rantis Barracuda yang akan mengangkut para pemain dan official tim Singo Edan dari tempat hotel mereka menginap menuju ke stadion.

Tak hanya bagi Arema, pihak kepolisian juga sudah menyiapkan truk untuk mengangkut Aremania yang terpisah dari rombongan besar.

Arema Pantang Remehkan Gresik United dengan Pelatih barunya

Arema Pantang Remehkan Gresik United dengan DEBUT PELATIH BARU

Gresil Lose 2-0 di away Vs PS TNI namun di game itu pelaith baru belum langsung memberikan intruksinya, di pastikan game ini menjadi match DEBUT PELATIH BARU “Eduard Tjong” VS Arema

Bukannya pemain tengah atau striker yang diwaspadai Arema dari Gresik United ketika akan bersua di pekan ke-22 ISC A 2016 (7/10) nanti. Justru pelatih Eduard Tjong lah yang menjadi pusat perhatian tim pelatih Singo Edan.

Di putaran pertama, Arema memang sukses menundukkan Gresik United 3-1 di Stadion Kanjuruhan Malang. Hanya saja, kala itu, tim yang berjuluk Laskar Joko Samudro itu masih dilatih oleh pelatih lama, Liestiadi yang saat ini posisinya sudah digantikan oleh Edu.

“Kami sudah tahu kualitas Edu, dia mungkin akan menjadi faktor pembeda, pasti Edu sendiri juga ingin menjawab kepercayaan manajemen tim dengan hasil yang positif melawan Arema,” ujar asisten pelatih Arema, Joko Susilo.

Pelatih yang akrab disapa Getuk itu menyebut gaya main GU akan berubah, berkat kedatangan Edu. Menurutnya, komposisi pemain GU pun juga berubah di putaran kedua ini.

“Pasti kami telah mempelajari gaya bermain mereka, termasuk pemahaman skill masing-masing pemain, kami senang waktu yang ada cukup untuk persiapan sebelum bertanding di markas Gresik United,” pungkasnya.

Milomir Seslija menegaskan timnya pantang meremehkan Gresik United yang akan dihadapi di pekan ke-22 ISC A 2016, Jumat (7/10) malam. Pasalnya, pelatih Arema itu sadar bagaimana kekuatan tuan rumah yang akan menjamu skuat asuhannya.

Gresik United dinilai memiliki kualitas yang berpotensi merepotkan pertahanan Arema. Terlebih, mereka akan berlaga di hadapan dukungan Ultrasmania di Stadion Tri Dharma Gresik.

“Mereka tim yang kuat, mereka punya pemain asing yang bagus, pemain asal Jepang dan striker mereka bagus.Pemain lokal juga baik,” ujar pelatih yang akrab disapa Milo itu, seperti yang dikutip Surya Malang.

Pria asal Bosnia itu juga menyebut GU saat ini sedang dalam motivasi tinggi mengumpulkan poin demi memperbaiki posisi yang tercecer di peringkat 16 klasemen sementara. Apalagi, dua tim besar, Sriwijaya FC dan Persib Bandung sudah membuktikan sendiri.

“Mereka bisa mengalahkan tim besar seperti Sriwijaya FC. Mereka punya kepercayaan diri yang tinggi, apalagi mereka juga mendapat suport yang baik dari suporternya, itu perlu diperhatikan,” pungkasnya.

Strategi Persegres Dibocorkan Pelatih

GRESIK – Pelatih anyar Persegres Gresik United, Eduard Tjong tidak ragu mengumbar strateginya jelang hadapi PS TNI di pekan ke-21 Indonesia Soccer Championship (ISC). Pelatih yang akrab disapa Edu tersebut yakin strateginya yang mengarah ke permainan bertahan ini bisa membawa Persegres mencuri poin sempurna dari Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (2/10/2016).

“Saya melihat PS TNI mempunyai potensi di sektor sayap dan penyerang karena mereka punya kecepatan yang sering merepotkan lawan. Sebagai tahap awal kami harus bertahan dengan bagus dulu. Jika itu bisa diterapkan dengan baik, maka tinggal mencari kesempatan mencetak gol,” ucap Edu, Jumat (30/9/2016).

Jelang laga nanti, Persegres punya modal yang cukup bagus. Dalam tiga laga terakhir, mereka mencatat sekali menang lawan Barito Putera, sekali imbang versus Persela Lamongan dan sekali kalah dari Perseru Serui. Sedangkan PS TNI selalu tumbang dalam empat penampilan terakhirnya. Tim yang kental aroma militer itu menyerah di hadapan Persib Bandung, Persiba Balikpapan, Madura United dan Mitra Kukar.

Namun Edu tidak memandang serius catatan tersebut. Sebab menurutnya PS TNI punya kepercayaan diri berlebih mengingat status mereka sebagai tuan rumah.

“Saya tidak memperhatikan rekor pertandingan. Sebab yang terpenting adalah fokus pada laga Minggu nanti,” ungkapnya.

Pada laga nanti, kubu Laskar Jaka Samudera menyeratakan Jusmadi yang baru mereka pinjam dari Persela Lamongan. Namun Persegres tak bisa memainkan Sasa Zecevic dan Inkyun Oh yang terpaksa absen karena akumulasi kartu kuning.

Persegres Waspadai Kecepatan PS TNI

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK – Pelatih Persegres Gresik United,Eduard Tjong, mengakui mewaspadai kecepatan permainan PS TNI yang akan dihadapi pada ajang Indonesia Soccer Championship di Stadion Pakansari Cibinong, Jawab Barat, Minggu (2/10/2016).

“Pemain PS TNI ini punya kelebihan diantaranya kecepatan mereka yang luar biasa, dan juga semangat mereka yang juga luar biasa,” ujarnya kepada Surya.co.id

Keuntungan ini menjadi nilai tambah tersendiri, bagi Persegres karena mereka dapat memanfaatkan waktu jeda yang mepet ini untuk mempersiapkan timnya.

Namun sayang pada lanjutan pertandingan ISC melawan PS TNI nanti, Eduard Tjong tak turun langsung mengatur anak didiknya bertanding. Pasalnya dia baru dua hari melatih Inkyun dkk, di Stadion Petrokimia Gresik.

“Sementara saya belum turun besok lawan PS TNI, saya percayakan kepada asisten Sasikirono yang sudah membentuk tim ini selama satu minggu. Kemungkinan setelahnya saya akan mendampingi,” imbuhnya.

BERITA RESMI : pelatih kepala Persegres Gresik United baru “Eduard Tjong”

Mantan Pelatih Persiba Berlabuh ke Persegres

TRIBUNKALTIM.CO – Teka-teki mengenai suksesor Liestiadi sebagai pelatih kepala Persegres Gresik United dalam lanjutan TSC 2016, akhirnya terjawab sudah. Manajemen tim Laskar Joko Samudro mengumumkan, telah resmi menggandeng Eduard Tjong.

Edu adalah sosok yang baru saja menangani Timnas Indonesia U-19 di ajang AFF U-19 2016. Dia juga pernah menjabat sebagai pelatih Persela Lamongan, Persiba Balikpapan, PS TNI, serta beberapa tim lain yang ada di Indonesia.

“Sengaja baru kami umumkan sekarang, karena kesepakatan itu baru terjadi Kamis (22/9/2016) kemarin. Opsi untuk menggunakan jasa Edu muncul, setelah kami gagal menjalin kerja sama dengan Jacksen (F. Tiago),” tutur manajer Persegres Bagoes Cahyo Yuwono, Jumat (23/9/2016).

“Mohon maaf, kami juga tidak mau koar-koar di media dulu sebelumnya, karena khawatir bakal diserobot oleh tim lain dalam mendapatkan jasa Edu,” ucapnya.

Namun demikian, pelatih kelahiran Solo tersebut tidak akan langsung menangani Agus Indra Kurniawan dan kawan-kawan. Karena selepas menjadi arsitek skuad Garuda Muda, Edu meminta kepada manajemen Persegres untuk beristirahat dulu di kampung halamannya.

“Paling coach Edu baru akan tiba di Gresik, pada Hari Senin (26/9/2016) atau Selasa (27/9/2016) depan, karena memang ia meminta untuk istirahat sebentar dan berkumpul dengan keluarganya, selepas menangani Timnas U-19,” kata Bagoes.

Bagoes juga mengatakan, Edu bakal datang ke Gresik seorang diri dan tanpa membawa asisten. Dia sudah percaya dengan kemampuan pelatih caretaker tim saat ini Sasi Kirono dan M Huda.

Mereka diyakini bakal mampu mendukung pola strategi yang akan ia terapkan di tim Laskar Joko Samudro. Sementara soal pemain, Bagoes menyatakan, Edu juga belum memberikan masukan lebih lanjut mengenai komposisi tim maupun tambahan pemain baru.

Edu percaya, pemain yang memperkuat Persegres saat ini adalah pemain berkualitas.

“Soal tambahan pemain, Edu juga belum ngomong. Sebab ia juga belum tahu skuad Persegres saat ini, biar saja dilihat dulu. Dia sendiri kan masih belum datang dan melihat tim secara langsung,” ujarnya.

Bagoes menegaskan, dengan deal tersebut, maka skuad Persegres yang bakal bertanding di pekan ke-21 TSC 2016 saat melawat ke markas PS TNI, pada Minggu (2/10/2016) mendatang, sudah pasti akan didampingi oleh Edu.

(Kompas.com/Hamzah Arfah)