Persela Bawa 18 Pemain ke Jayapura

Persela Lamongan memboyong total 18 pemain untuk persiapan menghadapi Persipura Jayapura, Sabtu (1/10) besok lusa di Stadion Mandala. Dalam daftar pemain yang diterima, pelatih Aji Santoso memboyong empat pemain asing anyarnya.

Aji Santoso hanya menyertakan dua kiper, yakni Choirul Huda dan Dwi Kuswanto. Untuk sektor pertahanan, Aji memboyong tujuh pemain. Mereka adalah Paulo Eduardo Rodrigues Lima, Mahrus Bachtiar, Aang Suparman, Samsul Arifin, Fauzan Jamal, Taufiq  Kasrun dan Eky Taufik

Untuk lapangan tengah, nama-nama yang dibawa ke Jayapura di antaranya adalah Tamsil Sijaya, Choi Hyun-Yeon, Hedipo Gustavo, Ramadhan Saputra, Vicktor Pae, Zainal Arifin dan Steven Imbiri. Persela belum bisa memainkan Edy Gunawan karena masih cedera.

Sedangkan untuk lini depan, Persela masih mengandalkan duet penyerang masa depan serta amunisi anyarnya, Dendy Sulistyawan dan Ivan Carlos. Sedangkan pemain pinjaman dari Persib Bandung, M. Agung Pribadi dipastikan tak diboyong ke Jayapura.

Advertisements

Persela: Edy (Regular MF), cedera hamstring tak bisa bermain Vs Persipura.

Persela Lamongan terpaksa kehilanngan pemain tengah andalannya, Edy Gunawan saat berhadapan dengan Persipura Jayapura pada pekan ke-21 Indonesia Soccer Championship (ISC) A, di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (1/10). Hal tersebut terjadi karena Edy masih dibekap cedera.

Pemain berusia 31 tahun tersebut mengalami cedera hamstring ketika membela timnya melawan Persegres Gresik United beberapa waktu lalu. Alhasil, Edy terpaksa ditarik keluar lapangan karena tak bisa melanjutkan pertandingan.

“Kalau lawan Persipura sudah pasti saya tidak bisa main. Kaki saya masih sakit kalau dibuat berjalan. Beberapa hari lalu saya mencoba ikut latihan, tapi ternyata masih terasa sakit,” kata Edy dikutip dari situs resmi klub.

Lebih lanjut, Edy menyatakan saat ini dirinya sedang berusaha pulih dari cedera yang menimpanya itu. Ia pun mengatakan pihak Persela memintanya untuk beristirahat total agar dapat kembali bermain dengan rekan-rekan satu timnya.

“Saya harus rutin menjalani terapi. Kata fisioterapi yang menangani cedera hamstring saya, saya tidak boleh memaksakan ikut latihan dan harus istirahat total. Sesekali melakukan fitnes training dengan beban rendah. Itu untuk mengetahui sampai di mana pemulihan cedera saya,” tuturnya.

“Saya berharap besar bisa segera sembuh dari cedera. Mungkin sebelum lawan Semen Padang nanti sudah bisa pulih,” tambahnya.

Persela tidak mempersiapkan pertandingan uji coba. Jelang Vs Persipura 01/10

Bola.com, Lamongan – Di saat sejumlah klub sibuk menempa tim dalam agenda pemusatan latihan di luar kota asal selama libur Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooeredoo, tidak demikian halnya dengan Persela Lamongan.

Tim yang dilatih Aji Santoso itu tetap melakukan aktivitas latihan rutin di Stadion Surajaya, Lamongan, seperti biasanya.

Tidak ada pemusatan latihan di tempat tertentu seperti yang dilakukan Bhayangkara FC, atau sekadar uji coba di luar kandang layaknya Madura United. Aji Santoso lebih memilih untuk mematangkan gaya main yang ia inginkan.

Aji merasa belum memerlukan aktivitas di luar rutinitas. Ia menilai kebutuhan timnya saat ini adalah beradaptasi dengan gaya serta skema main yang terapkan. Maka itulah, ia tidak memboyong anak buahnya keluar dari Lamongan.

Tidak hanya itu, kehadiran pemain baru, Paulo Eduardo Rodrigues Lima, menjadi alasan Aji lebih memprioritaskan adaptasi sang pemain denga tim melalui latihan reguler ketimbang yang lain. “Biar Paulo beradaptasi secara maksimal. Ini penting, mengingat Paulo baru gabung dengan kami,” kata Aji.

Tidak digelarnya TC di luar Lamongan kabarnya juga dikarenakan bujet untuk agenda itu tidak dianggarkan manajemen sehingga skuat Persela hanya berlatih rutin. Bahkan untuk uji coba melawan klub lokal pun, tidak mereka lakukan.

Aji tidak mempersoalkan hal itu. Pasalnya, saat TSC 2016 kembali bergulir, mereka akan menjalani tur ke Papua untuk menghadapi Persipura Jayapura pada 1 Oktober 2016

“Kami siapkan saja untuk pertandingan melawan Persipura. Laga ini sangat berat, jadi kami harus mantapkan tim ini, termasuk melihat kesiapan Paulo,” katanya.

Rencananya, Paulo akan dipasang saat Persela menghadapi Persipura. Ia ditempatkan di posisi stoper menggantikan Romeo Filipovic yang dicoret lantaran tidak memenuhi ekspektasi sang pelatih.

4 Match Persela Tak Bisa Digelar di Home Venue Gelora Surajaya

Persela dipastikan tidak bisa bertanding di Stadion Gelora Surajaya Lamongan sebanyak 4 kali laga home putaran kedua Torabika Soccer Championship.

Empat laga home itu dimulai dari :

Persela menjamu Semen Padang 8 Oktober 2016 (Kick Off 16.00 Wib),

Persela vs Bali United 13 Oktober 2016 (Kick Off 21.00 Wib),

Persela vs PS TNI 30 Oktober 2016 (Kick Off 21.00 Wib), dan

Persela vs Sriwijaya FC Palembang 11 November 2016 (Kick Off 21.00 Wib).

Penyebabnya karena sentel ban atau lintasan atletik diperbaiki, dan membutuhkan waktu hingga pertengahan Desember 2016.

Kondisi itu ditanggapi dingin oleh pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso. Mantan pelatih kepala Timnas Indonesia U-23 itu menilai tidak bisa menghindar dari situasi tersebut, meski sesungguhnya menyayangkan 4 laga home tidak bisa digelar di Stadion Gelora Surajaya.

”Sebenarnya cukup disayangkan Persela tidak bisa main di kandang sendiri. Sebenarnya artinya bukan masalah, cuma situasinya tidak bisa dihindari. Jadi mau tidak mau harus kami jalani. Mungkin saja situasi ini dapat menambah kepercayaan diri dan semangat pemain untuk meraih hasil maksimal di setiap pertandingan,” ujarnya

Aji Santoso berharap suporter LA Mania dan Curva Boys 1967 tetap setia mendukung dimanapun Persela berlaga.

”Saya harap para suporter memberi dukungan penuh kepada Persela, meski tidak bisa bertanding di Lamongan,” tutup Aji.

Peluang bek pemain baru Paulo Eduardo Rodrigues Lima tampil sebagai starter saat dijamu Persipura Jayapura, Sabtu (1/10), terbuka lebar.

Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso mengungkapkan, peluang bek anyar Paulo Eduardo Rodrigues Lima tampil sebagai starter saat dijamu Persipura Jayapura, Sabtu (1/10), terbuka lebar.

Menurut Aji, kondisi Eduardo kini mulai membaik setelah ia beberapa kali mengikuti latihan tim. Selain itu, kebugaran pemain asal Brasil tersebut juga sudah bagus.

Aji mengatakan, kehadiran Eduardo di jantung pertahanan membuat dirinya mempunyai banyak opsi pemain. Mantan arsiten timnas Indonesia U-23 ini juga menilai penggawa lokal Persela di lini belakang tak kalah bagus.

“Alhamdulillah Paulo Eduardo dalam kondisi bugar. Saya sengaja mengistirahatkan dia, karena baru datang sebelum lawan Persija. Saat tiba di Indonesia, dia sempat mengeluhkan kurang enak badan,” ungkap Aji dikutip laman resmi klub.

“Dia salah satu pemain yang mungkin diturunkan. Meski pemain bertahan, dia lincah dan pintar membaca permainan. Dia sedang beradaptasi, dan saya pikir dia sudah berhasil. Kita tentu akan melihat dia saat melawan Persipura.”

Persela mempersiapkan bola bola pendek bertandang ke markas Persipura Jayapura

Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso terus mempersiapkan timnya jelang bertandang ke markas Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Jayapura, 1 Oktober nanti. Aji mengakui, ini bukan laga yang mudah bagi tim Laskar Joko Tingkir.

Kendati begitu, dia terus menanamkan motivasi kepada para pemainnya. Di samping itu, mantan pelatih timnas Indonesia U-23 ini juga terus mengasah Zaenal Arifin dan kawan-kawan untuk menerapkan pola permainan bola-bola pendek.

“Yang saya tanamkan kepada para pemain agar tidak cepat kehilangan bola. Saya juga memotivasi pemain bahwa tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan,” kata Aji, seperti dikutip laman resmi Persela.

Selain itu, mantan kapten timnas Indonesia ini juga menerapkan sistem persaingan yang sehat di antara pemain untuk masuk skuat inti. “Siapa yang terbaik, siapa pemain yang siap main dan siapa pemain yang kondisinya fit, itu yang saya akan bawa ke Jayapura. Saya juga sudah sampaikan kepada pemain agar menyiapkan fisik dan mental,” tegasnya.

Di sisi lain, Aji juga menyayangkan tak bisanya Persela menggunakan Stadion Surajaya sebagai kandang mereka dalam empat pertandingan. Menyusul, ada perbaikan di bagian lintasan atletik stadion tersebut. Maka itu, manajemen Persela terus berburu stadion di wilayah Jawa Timur yang bisa digunakan untuk kandang sementara mereka di Indonesia Soccer Championship (ISC) A.

Saat ini, baru dipastikan laga melawan Semen Padang bakal digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, 8 Oktober nanti. “Sebenarnya cukup disayangkan Persela tidak bisa main di kandang sendiri. Sebenarnya artinya bukan masalah, cuma situasinya tidak bisa dihindari. Jadi mau tidak mau harus kami jalani. Mungkin saja situasi ini dapat menambah kepercayaan diri dan semangat pemain untuk meraih hasil maksimal di setiap pertandingan,” kata Aji.

“Saya harap para suporter memberi dukungan penuh kepada Persela, meski tidak bisa bertanding di Lamongan,” pungkasnya.