Kurnia Meiga Sudah Sembuh

Kurnia Meiga Sudah Sembuh, Tapi…

Kabar gembira datang dari Kurnia Meiga yang merupakan penjaga gawang andalan Arema Cronus. Kiper yang memiliki nama lengkap Kurnia Meiga Hermansyah ini sudah mendapat rekomendasi bermain di pekan ke-23 Torabika Soccer Championship A 2016 menghadapi PSM Makassar (14/10) nanti.

Berita positif ini langsung disampaikan oleh pelatih kiper Singo Edan. Yanuar Hermansyah mengatakan bahwa perkembangan Kurnia Meiga cukup positif beberapa waktu terakhir. “Proses pemulihan cedera Kurnia Meiga sudah mencapai 90%, kemungkinan dirinya bisa diturunkan pekan ini”, ungkap pelatih kiper yang akrab disapa Begal tersebut.

Kurnia Meiga sendiri mengalami cedera di awal bulan September lalu kala Arema menghadapi Madura United. Sang pemain akhirnya harus istirahat selama kurang lebih empat pekan untuk memulihkan kondisi yang kini membekapnya.“Hal yang kini perlu diperhatikan hanya mengembalikan performa fisik serta stamina yang mungkin berkurang karena absen cukup lama”, tandas sang pelatih kepada pewarta berita.

Begal juga mengatakan sedang fokus mengembalikan kepercayaan diri Kurnia Meiga yang mungkin sedang kurang karena  baru sembuh dari cedera. “Masalah trauma biasanya memang menghantui, namun saya kira hal ini tidak berlaku pada Kurnia Meiga. Saya rasa dia sudah baik ketika latihan karena tidak kehilangan kemampuan maupun feeling”, tambahnya sekali lagi.

Meski meyakini kesembuhan Kurnia Meiga, namun Begal tetap masih belum yakin menurunkan pemain ini dalam pertandingan nanti. Dirinya masih bingung memilih antara Kurnia Meiga atau Achmad Kurniawan (kakak Kurnia Meiga) yang juga menunjukkan statistik positif dalam empat pertandingan terakhirnya bersama Singo Edan.

“Saya masih belum bisa menentukan, namun jelas sudah mempersiapkan semua kiper. Saya akan melakukan beberapa evaluasi terlebih dahulu, siapa yang lebih siap maka itulah yang akan saya rekomendasikan kepada pelatih untuk bermain nanti”, ungkapnya menutup wawancara.

Arema Cronus berangkat menuju Gresik membawa 18 pemain

Malang – Rombongan Arema Cronus sudah berangkat menuju Gresik pada Kamis (6/10/2016) pagi. Sebanyak 18 pemain diboyong oleh pelatih Milomir Seslija. Komposisinya sama seperti saat menjamu Mitra Kukar di laga sebelumnya (30/9/2016).

Hanya ada satu pemain yang diganti. Beny Wahyudi yang dipanggil timnas digantikan Junda Irawan. Selebihnya, semua pemain yang masuk line-up laga sebelumnya.

Hal itu menandakan kalau pelatih asal Bosnia itu mempertahankan pakem formasi yang sudah ada. Starting eleven juga kemungkinan besar tidak ada rotasi. Namun saat berlaga kontra Persegres Gresik United, klub berjulukan Singo Edan ini akan main lebih tajam.

Selama di Malang, Milomir Seslija sudah mengasah penyelesaian pemainnya mengingat di putaran kedua, Arema minim gol. Hanya tiga gol berhasil dicetak dalam empat laga. “Kami sudah persiapkan penyelesaian akhir. Variasi serangan juga diperbanyak,” katanya.

Kubu Arema menyadari kalau cara bermainnya sudah dibaca lawan sehingga mayoritas lawan memilih untuk main bertahan dan mengandalkan serangan balik. Milo pun sudah memprediksiPersegres Gresik United juga akan main bertahan meski statusnya sebagai tuan rumah.

Kendati demikian, pelatih 52 tahun itu masih berharap Laskar Joko Samudro masih mau main terbuka sehingga pertandingan berjalan menarik. “Tentu akan lebih menarik kedua tim main terbuka,” tegasnya.

Tetapi, antisipasi sudah dilakukan jika tuan rumah main bertahan. Ketika striker utama Cristian Gonzales mengalami kebuntuan, tembakan dari lini kedua jadi pilihan.

Antisipasi semacam itu sudah diterapkan dalam sesi latihan Arema di Malang karena para gelandang seperti Marcio Teruel, Raphael Maitimo, dan Nick Kalmar punya akurasi tembakan bagus. Belum lagi pemain sayap seperti Esteban Vizcarra, Arif Suyono maupun Okto Maniani.

Daftar pemain Arema tur Gresik:
Kiper: Achmad Kurniawan, Utam Rusdiana
Belakang: Hamka Hamzah, Goran Gancev, Ahmad Alfarizi, Syaiful Indra, Junda Irawan, Ryuji Utomo
Tengah: Nick Kalmar, Ferry Aman Saragih, Esteban Vizcarra, Raphael Maitimo, Marcio Teruel, Arif Suyono.
Depan: Cristian Gonzales, Sunarto, Febri Hamzah, Okto Maniani

Prediksi Waktu Pemulihan Cedera 2 Kiper Arema Meleset

Prediksi tim medis Arema Cronus terkait penyembuhan cedera Kurnia Meiga dan Kadek Wardana meleset. Semula kedua kiper itu sudah diberi lampu hijau untuk merumput lagi saat pertandingan lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo melawan Persegres Gresik pada Jumat (7/10/2016).

Tapi kenyataannya, meski sudah ikut latihan Meiga dan Kadek dipastikan tidak akan bermain dalam waktu dekat. Karena mereka dinilai belum sembuh total.

“Saat berjumpa Persegres nanti masih Achmad Kurniawan yang dipersiapkan sebagai kiper utama. Meiga dan Kadek masih harus istirahat. Jika belum benar-benar fit 100 persen kami tidak akan memaksakan memainkan mereka,” kata pelatih kiper Arema, Yanuar Hermansyah pada Rabu (5/10/2016).

Dalam sesi latihan di Lapangan Udara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, kedua kiper itu memang sudah dilibatkan dengan tim utama. Tapi mereka masih diberi porsi yang agak ringan.

“Di paha saya masih terasa agak sakit kalau buat nendang keras,” kata Meiga keBola.com.

Penjaga gawang berusia 26 tahun asal Jakarta itu mengalami cedera di otot paha kanan. Sedangkan, Kadek bermasalah dengan lutut kanannya. Mereka cedera juga dalam sebuah pertandingan yang sama. Tepatnya di awal putaran kedua TSC 2016 melawan Madura United pada empat pekan lalu.

Meski penggantinya Achmad Kurniawan juga tampil bagus dengan tidak kebobolan selama tiga pertandingan, tetap saja Arema akan lebih tenang jika dua kiper utamanya pulih.

Apalagi khusus, Meiga, saat ini dinilai sebagai kiper terbaik di Indonesia. Bahkan pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, memberikan garansi kepadanya untuk dibawa ke Piala AFF di Filipina pertengahan November jika kondisinya bugar.

“Wajar kalau Meiga dapat garansi dari Timnas Indonesia. Di Arema pun dia juga dapat garansi. Kalau kondisinya sudah 100 persen pasti dia jadi kiper utama,” kata Yanuar Hermansyah yang mantan pelatih kiper Persela Lamongan itu.

Diperkirakan Kurnia Meiga dan Kadek Wardana bisa turun di pertandingan saat melawan PSM Makassar pada laga pekan ke-23 TSC 2016 pada Jumat (17/10/2016).

Arema Tantang Persegres saat menantang Persegres Gresik United, Arema bisa dibilang masih diperkuat komposisi pemain terbaiknya.

Malang – Arema Cronus legawa melakoni laga tandang ke markas Persegres Gresik United, Jumat (7/10/2016), tanpa bek kanan, Beny Wahyudi. Sebab, bersamaan dengan keberangkatan tim ke Gresik, Beny harus bergabung dengan timnas senior untuk persiapan uji coba melawan Vietnam.

Kerelaan melepas Beny karena dalam tiga laga terakhir, pelatih Arema, Milomir Seslija, sudah memasang Syaiful Indra Cahya di posisi bek kanan.

Pelatih asal Bosnia itu sudah mengetahui kalau nantinya Beny Wahyudi akan lebih banyak dibutuhkan oleh timnas untuk persiapan Piala AFF 2016.

“Beny memang tidak bisa dibawa ke Gresik. Tapi, kami legawa karena pelatih sudah menyiapkan penggantinya,” kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Beny mengaku senang sekaligus sedih karena dia bangga masih dipercaya timnas senior. Di sisi lain, dia makin tersisih daristarting eleven Arema. Hal itu karena selama dipanggil timnas, dia tidak punya banyak waktu untuk persiapan dengan Arema.

“Pasti senang bisa ke timnas lagi. Apalagi kalau nanti sampai bisa masuk ke skuat final Piala AFF. Tapi, di Arema sendiri konsekuensinya memang begini (jadi cadangan), dan saya memahaminya,” ungkap mantan pemain Deltras Sidoarjo itu.

Sementara itu, kubu Arema juga merasa beruntung karena hanya satu pemain yang dipanggil ke timnas senior. Padahal, sebenarnya masih banyak pemain Singo Edan yang dinilai layak masuk timnas seperti Raphael Maitimo, Cristian Gonzales, Ahmad Alfarizi, Hamka Hamzah, dan beberapa pemain lain.

saat menantang Persegres Gresik United, Arema bisa dibilang masih diperkuat komposisi pemain terbaiknya. Apalagi tidak ada pemain yang terkena hukuman akumulasi kartu. Hanya ada beberapa pemain yang cedera seperti Kurnia Meiga, Kadek Wardana, Hendro Siswanto, dan Juan Revi.

Panitia Pelaksana Siaga Satu Jelang Duel Gresik United Vs Arema Cronus

Panpel Siaga Satu Jelang Duel Gresik United Kontra Arema Cronus – Panitia pelaksana (panpel) Persegres Gresik United dikabarkan sudah siaga satu jelang laga yang mempertemukan antara tim Laskar Joko Samudro kontra Arema Cronus pada laga lanjutan TSC A 2016 pekan ke-22 di Stadion Tri Dharma, Gresik, Jum’at (07/10).

Sejumlah langkah antisipatif sudah disiapkan oleh panpel untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan pihak kepolisian kota atau pun kabupaten yang nantinya akan menjadi akses bagi Aremania untuk menuju ke stadion.

Karena seperti diketahui, panpel pertandingan sudah memberikan Aremania jatah 3000 tiket. Tak heran jika panpel harus waspada mengingat letak Gresik yang berdekatan dengan Surabaya yang menjadi basis musuh bebuyutannya, Bonek Mania. Selain itu, Bonek Mania juga banyak yang berasal dari kota Pudak tersebut.

Di sisi lain, pada Senin (03/10) yang lalu pihak panpel bersama dengan Polres Gresik sudah mengundang perwakilan dari polres Jombang, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, dan Surabaya untuk mengamankan kedatangan dan kepulangan Arema Cronus serta Aremania.

Pihak kepolisian kabarnya sudah menyiapkan mobil rantis Barracuda yang akan mengangkut para pemain dan official tim Singo Edan dari tempat hotel mereka menginap menuju ke stadion.

Tak hanya bagi Arema, pihak kepolisian juga sudah menyiapkan truk untuk mengangkut Aremania yang terpisah dari rombongan besar.

Arema Pantang Remehkan Gresik United dengan Pelatih barunya

Arema Pantang Remehkan Gresik United dengan DEBUT PELATIH BARU

Gresil Lose 2-0 di away Vs PS TNI namun di game itu pelaith baru belum langsung memberikan intruksinya, di pastikan game ini menjadi match DEBUT PELATIH BARU “Eduard Tjong” VS Arema

Bukannya pemain tengah atau striker yang diwaspadai Arema dari Gresik United ketika akan bersua di pekan ke-22 ISC A 2016 (7/10) nanti. Justru pelatih Eduard Tjong lah yang menjadi pusat perhatian tim pelatih Singo Edan.

Di putaran pertama, Arema memang sukses menundukkan Gresik United 3-1 di Stadion Kanjuruhan Malang. Hanya saja, kala itu, tim yang berjuluk Laskar Joko Samudro itu masih dilatih oleh pelatih lama, Liestiadi yang saat ini posisinya sudah digantikan oleh Edu.

“Kami sudah tahu kualitas Edu, dia mungkin akan menjadi faktor pembeda, pasti Edu sendiri juga ingin menjawab kepercayaan manajemen tim dengan hasil yang positif melawan Arema,” ujar asisten pelatih Arema, Joko Susilo.

Pelatih yang akrab disapa Getuk itu menyebut gaya main GU akan berubah, berkat kedatangan Edu. Menurutnya, komposisi pemain GU pun juga berubah di putaran kedua ini.

“Pasti kami telah mempelajari gaya bermain mereka, termasuk pemahaman skill masing-masing pemain, kami senang waktu yang ada cukup untuk persiapan sebelum bertanding di markas Gresik United,” pungkasnya.

Milomir Seslija menegaskan timnya pantang meremehkan Gresik United yang akan dihadapi di pekan ke-22 ISC A 2016, Jumat (7/10) malam. Pasalnya, pelatih Arema itu sadar bagaimana kekuatan tuan rumah yang akan menjamu skuat asuhannya.

Gresik United dinilai memiliki kualitas yang berpotensi merepotkan pertahanan Arema. Terlebih, mereka akan berlaga di hadapan dukungan Ultrasmania di Stadion Tri Dharma Gresik.

“Mereka tim yang kuat, mereka punya pemain asing yang bagus, pemain asal Jepang dan striker mereka bagus.Pemain lokal juga baik,” ujar pelatih yang akrab disapa Milo itu, seperti yang dikutip Surya Malang.

Pria asal Bosnia itu juga menyebut GU saat ini sedang dalam motivasi tinggi mengumpulkan poin demi memperbaiki posisi yang tercecer di peringkat 16 klasemen sementara. Apalagi, dua tim besar, Sriwijaya FC dan Persib Bandung sudah membuktikan sendiri.

“Mereka bisa mengalahkan tim besar seperti Sriwijaya FC. Mereka punya kepercayaan diri yang tinggi, apalagi mereka juga mendapat suport yang baik dari suporternya, itu perlu diperhatikan,” pungkasnya.

“1st GK and 2nd GK Arema back ready to training”

Kabar gembira datang dari pemain Arema Cronus jelang persiapan menghadapi pekan ke-22 Torabika Soccer Championship A 2016. Dua kiper Arema Cronus andalan yang tengah dibekap cedera selama beberapa pekan kemarin kemarin sudah terlihat kembali berlatih bersama tim di sesi latihan yang diselenggarakan di Stadion Gajayana Kota Malang mulai Senin (3/10) kemarin sore.

Kurnia Meiga (1st GK) dan Kadek Wardhana (2nd GK) tampak sudah terlihat berlatih bersama tim. Kedua kiper ini sebelumnya memang tidak bisa diturunkan karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan.

“Kondisi dua kiper Arema Cronus – Kadek Wardhana dan Kurnia Meiga – saat ini sudah 80 persen. Mereka kini harus segera fokus mengembalikan performa”, ungkap Joko Susilo selaku asisten pelatih kala dimintai keterangan oleh pewarta berita.

Pada sesi latihan tersebut duo kiper Arema Cronus ini mendapat kesempatan untuk mengikuti sesi game yang dipimpin Joko Susilo. Meski demikian terlihat pula bahwa Kadek dan Meiga juga menjalani program penguatan otot di tengah latihan bersama David Setiawan selaku fisioterapis Arema Cronus.

“Kini mereka secara perlahan sudah bisa kembali latihan bersama tim, namun demikian kami masih memberikan treatment penguatan serta mengembalikan kondisi. Oleh karena itu, hingga saat ini mereka turun ke lapangan masih gentian”, papar David Setiawan.

Mantan fisioterapis Persiram Raja Ampat ini juga mengatakan bahwa trauma yang dimiliki pemain cedera adalah hal wajar. Namun demikian, mereka membutuhkan waktu untuk mengusir hal itu dan mengembalikan performa puncak.

“Wajar jika ada trauma, namun dengan latihan selama beberapa hari saya yakin kondisi kiper Arema Cronus ini akan segera membaik”, tambahnya.

Dua kiper Arema Cronus ini kemungkinan dapat ditempatkan di bangku cadangan di pertandingan Singo Edan selanjutnya. “Kemungkinan bisa ditempatkan di bangku cadangan, namun kita masih harus melihat perkembangan mereka terlebih dahulu”, tutup David Setiawan.