Barito Putera RESMI memberhentikan Coach Mundari Karya

Pemecatan pelatih dalam ajang turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 kembali bertambah. Kali ini Manajemen klub Barito Putera memberhentikan pelatih Mundari Karya karena hasil buruk pada putaran dua turnamen tersebut.

Pemecatan pelatih kepala Barito Putera ini didampaikan langsung Manager Barito Putera H Hasnuryadi Sulaiman HB, di Banjarmasin, Senin (10/10). “Ya, sejak hari ini (Senin) pelatih Mundari Karya kami ganti,” kata Hasnuryadi seperti dikutip antaranews.com.

Dia menyatakan, kekosongan kursi pelatih Barito Putera akan diisi asisten pelatih Barito Putera Yunan Hilmi. “Dia (Yunan Hilmi) sudah kita beritahu dan menyatakan siap,” ungkap anak pendiri Barito Putera H Abdussamad Sulaiman HB itu.

Hasnuryadi tidak menampik pergantian posisi pelatih ini terkait hasil buruk atau kekalahan yang dialami timnya dalam empat laga di putaran kedua liga TSC ini.

Hasil terbaru Barito Putera kembali kalah saat melawan Persija Jakarta yang digelar di Stadion Manahan Solo, dengan skor 2-3.

Sebelumnya Barito Putera juga dikalahkan PSM Makasar di kandang sendiri dengan skor 1-2, begitu juga menjamu Mitra Kukar 0-1 dan di kandang Persegres Gresik United kalah 1-2, hanya bisa bermain imbang melawan Bhayangkara Surabaya United dengan skor 1-1.

“Pelatih sudah kami beri kesempatan untuk melakukan perekrutan pemain kemudian juga racik tim, tapi hasilnya tidak sesuai harapan,” ujar Hasnuryadi.

Meski dipecat dari kursi kepelatihan Barito Putera, Mundari dinyatakan masih menangani tim Sekolah Olahraga Barito Putera (SOBP) dan juga Barito Putera U-21.

Seperti diketahui di ajang ISC 2016 ini sudah ada bebrapa pelatih korban pemecatan dari setiap klubnya, seperti misalnya mantan pelatih Persib, Dejan Antonic yang dipaksa mundur akibat kurang memuaskan dalam meracik strategi dan ada beberapa pelatih lainnya yang juga dipecat dari klubnya masing-masing.

Advertisements

Rotation Player Strategi Barito Hadapi Persija

BANJARMASIN – Menjalani laga berikutnya di ajang TSC A 2016 yakni melawan Persija Jakarta, sepertinya skuad tim Barito Putera akan mengalami penyegaran.

Pasalnya dalam laga yang akan dihelat Minggu (9/10/2016) malam tersebut tim pelatih Barito akan merotasi pemainnya.

Tim pelatih menyiapkan opsi untuk melakukan rotasi pemain ini, tak terlepas dari akan absennya beberapa pemain pilar di tim.

Setidaknya ada dua pemain yang sudah dipastikan absen yakni Rizky Pora di sektor sayap kiri dan juga Hansamu Yama di posisi bek kanan.

Keduanya dipastikan absen karena di hari yang sama harus memperkuat Timnas Senior melakoni laga ujicoba internasional.

Selain itu diketahui bahwa Lim Joon Sik juga kemungkinan absen karena baru saja izin pulang ke negaranya. Kemudian Lucky Wahyu diketahui mendapat cedera.

Untuk menggantikan posisi pemain yang akan absen, maka tim pelatih pun harus memutar otak melakukan rotasi pemainnya.

Menariknya untuk rotasi pemain ini, tak menutup kemungkinan tim pelatih akan memplot pemain muda bahkan yang statusnya baru saja dinaikkan dari skuad PON Kalsel maupun Barito U-21 ke skuad senior.

Tim pelatih pun sudah mengisyaratkan akan menurunkan pemain muda yang baru saja dinaikkan statusnya ini.

“Ya, next lawan Persija akan ada rotasi karena beberapa pemain akan absen. Dan dalam rotasi nanti kami akan mencoba menurunkan pemain muda,” ujar asisten pelatih Barito, Yunan Helmi kepada Metro, Rabu (5/10/2016).

Persija Vs Barito, Tiga pemain Barito absen

Hadapi Persija Jakarta Tiga pemain Barito ini absen

Barito Putera

Barito Putera dipastikan tidak diperkuat tiga pilarnya ketika dijamu Persija Jakarta pada pekan ke-22 Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, Minggu (9/10).

Ketiga pilar yang dipastikan absen merupakan pemain di posisi pertahanan, yakni bek sayap Rizky Pora, Hansamu Yama, dan gelandang bertahan Lim Jun Sik. Rizky dan Hansamu mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia, sedangkan Jun Sik ada keperluan keluarga.

“Ya tiga pemain yakni Pora, Hansamu dan Lim akan absen menghadapi Persija. Pora dan Hansamu bergabung ke timnas, dan Lim izin pulang, karena ada keperluan keluarga,” kata pelatih Barito Putera Mundari Karya dikutip laman Banjarmasin Post.

“Tentu pemain pengganti akan kami siapkan. Mudah-mudahan tim bisa mendapatkan hasil maksimal.”
Mundari menambahkan, hasil buruk yang diperoleh Barito Putera turut memberikan pengaruh terhadap mental pemain. Apalagi tekanan fans terhadap tim makin kuat. Mundari pun berharap tim besutannya bisa keluar dari kondisi sulit ini.“Semua pemain besar pasti juga pernah merasakan situasi krisis seperti ini. Ini proses menjadi pemain besar. Mudah-mudahan bisa secepatnya keluar dari situasi ini,” ucap Mundari dinukil suratkabar Metro Banjar.

Kemungkinan Pelatih Barito akan Diganti pasca kekalahan 1-2 Vs PSM

Pelatih Barito akan Diganti, Ini Komentar Mundari

 Kekalahan menjamu PSM Makassar hari ini Sabtu (1/10) sore di markas sendiri, rupanya menjadi perhatian khusus manajemen tim Barito Putera.

Mundari Karya

Pasalnya hanya sesaat setelah laga berakhir yang dimenangi oleh tamu dengan skor 1-2, langsung tersiar kabar bahwa manajemen akan melakukan perombakan tim, mulai dari pemain hingga pelatih.
Dikonfirmasi terkait hal ini, sang manajer yakni Hasnuriyadi Sulaiman pun tak menampiknya.

“Iya betul, kami akan melakukan perubahan supaya Barito bisa berprestasi lagi dan membahagiakan masyarakat Banua dengan mengharumkan nama Banua,” ujar Hasnur.

Ditanya lebih detil mengenai perombakan tim ini apakah juga menyangkut dengan posisi pelatih? Hasnur pun membenarkannya.

“Iya akan kami ganti,” katanya singkat.

Ketika dimintai komentarnya terkait kabar bakal dilakukannya perobakan pelatih tersebut, pelatih kepala Barito Putera, Mundari Karya memilih tak berkomentar panjang.

“Saya tak mau komentari itu, karena Bos (Hasnur) tidak ada mengatakan langsung ke saya,” ujar Mundari.

Menurut Mundari, dirinya akan tetap bekerja, khususnya melakukan kaderisasi pemain muda agar bisa diandalkan Barito di tahun-tahun yang akan datang. Dia akan memberikan kesempatan kepada pemain muda yang direkrut dari tim PON Kalsel untuk berkembang.

Namun Mundari menambahkan, dirinya legowo bila dievaluasi. “Kita harus terima bila dievaluasi,” kata Mundari.

Coach Barito Putera “Mundari Karya” memastikan bisa menurunkan kekuatan penuh.

Pelatih Barito Putera Mundari Karya menegaskan timnya sudah siap untuk menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (1/10). Pada laga ini, Mundari memastikan bisa menurunkan kekuatan penuh.

Meski, ada beberapa pemainnya yang baru saja kembali dari pemusatan latihan tim nasional Indonesia maupun memperkuat tim Kalimantan Selatan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016.

Begitu juga dengan para pemain yang baru direkrut sudah bisa dimainkan pada laga ini. Salah satunya Thiago Amaral, yang baru pertama kali merasakan atmosfer sepakbola Indonesia.

Mundari pun berharap para pemain baru bisa tampil lebih nyetel dengan para pemain Barito lainnya di laga itu. “Sepakbola itu bukan hanya individu, tapi juga kerja sama tim. Tentunya itu butuh proses. Mudah-mudahan besok dalam laga menghadapi PSM Makassar tim sudah lebih padu,” kata Mundari, dikutip Banjarmasin Post.

Lebih lanjut, mantan pelatih PSPS Pekanbaru itu pun berharap timnya bisa menuai kemenangan pada laga nanti. Apalagi, dalam empat laga terakhir mereka belum pernah meraih kemenangan.

Lantaran hal itu, kini Laskar Antasari masih terpuruk di posisi ke-15 klasemen sementara ISC A. Mereka baru mengoleksi 17 poin dari 20 laga yang telah dijalani.

New Key Defender Barito Putera Thierry Gathuessi “meraih kemenangan pertama bersama”

Bek anyar Barito Putera Thierry Gathuessi berambisi meraih kemenangan pertama bersamaLaskar Antasari saat menjamu PSM Makassar pada pekan ke-21 Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, Sabtu (1/10).

Sejak bergabung dengan Barito Putera di putaran kedua, Gathuessi sudah bermain tiga kali. Namun, ia hanya bisa mendapatkan satu angka ketika bermain imbang melawan Bhayangkara FC.

Secara keseluruhan, Barito Putera belum pernah memetik kemenangan di empat laga terakhir. Karena itu, Gathuessi bertekad mengalahkan PSM saat tampil di hadapan pendukung mereka di Stadion 17 Mei Banjarmasin.

“Tim sebenarnya selalu main bagus, tapi sayang tidak bisa menang. Harus menang melawan PSM Makassar nanti. Kita main di rumah harus bisa memetik tiga poin,” tegas Gathuessi dikutip laman Banjarmasin Post.

Menjelang duel ini, jajaran pelatih fokus membenahi kebugaran pemain. Asisten pelatih Yunan Helmi mengungkapkan, kebugaran menjadi permasalahan utama Barito Putera yang membuat mereka tidak menuai hasil bagus.

“Kami fokus untuk memperbaiki fisik dan daya tahan pemain dalam beberapa hari ini,” ujar Yunan.

“Kekurangan tim memang di fisik. Ini kami lihat dari hasil beberapa pertandingan, pemain hanya bisa bertahan sampai menit 70 saja. Makanya, ini yang kami benahi sebelum menghadapi PSM Makassar nanti.”

Barito Putera mengumumkan merekrut lima pemain baru PON Kalsel

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Beberapa hari yang lalu manajemen tim Barito Putera telah mengumumkan merekrut lima penggawa PON Kalsel untuk mengarungi putaran kedua Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.

Lima pemain tersebut masing-masing adalah Tedi Berlian, Nazarul Fahmi, Faisal, Nurdin Nurzaidin, dan juga Fandi.

Menajemen bahkan saat itu langsung mendaftarkan berkas kelima pemain ini ke operator yakni PS Gelora Trisula Semesta (GTS).

Dan diketahui kelima pemain ini pun sudah mendapatkan pengesahan pada Rabu (28/9/2016).

“Lima pemain dari PON Kalsel yang kami daftarkan sudah mendapat pengesahan,” ujar asisten manajer Barito, Syarifuddin Ardasa kepada BPost Online.

Sudah mendapatkan pengesahan, Syarifuddin pun menerangkan bahwa kelima pemain ini selain sudah resmi menjadi skuad Barito, juga sudah siap untuk diturunkan memperkuat tim mengarungi putaran kedua.

“Sudah siap diturunkan karena secara legalitas sudah beres, termasuk untuk laga paling terdekat yakni menjamu PSM Makassar,” katanya.

Meskipun demikian, Syarifuddin enggan memastikan apakah kelima pemain ini akan diturunkan memperkuat tim saat menjamu PSM Makassar nanti.

“Kalau diturunkan atau tidak untuk menghadapi PSM Makassar nanti, tentu itu tergantung dari tim pelatih,” pungkasnya.