PREVIEW Liga 1: Persija Jakarta – Bhayangkara FC

PREVIEW Liga 1: Persija Jakarta – Bhayangkara FC = 1-0

Persija memburu kado kemenangan untuk Teco, sedangkan Bhayangkara FC memaksimalkan umpan direct.

Torehan positif Bhayangkara FC dalam melakoni laga tandang menjadi perhatian Persija Jakarta ketika mereka bentrok di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (27/7) malam WIB, pada pertandingan perdana putaran kedua Liga 1 2018.

Dalam empat laga terakhir, Bhayangkara FC mencatat tiga kemenangan dan satu kekalahan. Kemenangan diperoleh saat menghadapi Persib Bandung, Persipura Jayapura, dan Bali United. Sedangkan kekalahan diderita kala bertemu PSM Makassar di Stadion Dipta Gianyar.

“Kami tahu Bhayangkara dalam beberapa pertandingan di luar bisa mencuri kemenangan, jangan sampai terjadi di kami. Apalagi kami juga sudah kehilangan banyak poin di laga kandang,” ujar asisten pelatih Mustaqim.

Mustaqim menambahkan, pertandingan ini sangat penting bagi Persija. Selain ingin memperbaiki posisi, kemenangan diburu sebagai kado untuk Stefano Cugurra yang berulang tahun dua hari lalu.

“Kelebihan dan kelemahan tim BFC sebagai tim pelatih kami sudah merangkum dalam sebuah evaluasi. Pemain sudah bertekad menginginkan hasil positif pada pertandingan putaran kedua ini. Kami juga menginginkan kemenangan sebagai hadiah ulang tahun pelatih kepala,” beber Mustaqim.

Namun Persija tidak diperkuat dua pemain pilar, yakni kiper Andritany Ardhiyasa dan full back Rezaldi Hehanusa, karena harus mengikuti pemusatan latihan (TC) Indonesia U-23 di Bali.

Di lain kubu, pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy mengantisipasi faktor nonteknis yang muncul di laga ini. Menurutnya, kehadiran Jakmania tentu membuat Persija lebih termotivasi. Kendati demikian, MecMenemy meyakini anak asuhnya bisa melanjutkan tren positif seperti ketika mempermalukan Bali United.

“Pertandingan melawan Persija selalu menjadi berat bagi kami, karena tidak hanya melawan 11 pemain, tapi ribuan pendukung mereka. Ini akan memberi pengaruh terhadap mental pemain. Tapi kami juga sedang bagus, karena baru saja menang atas Bali United,” kata McMenemy.

Pelatih asal Inggris ini mengaku sudah menyiapkan taktik yang dapat meredam agresivitas Persija sekaligus memberikan ancaman di pertahanan lawan. Kehadiran pemain baru juga memberikan McMenemy sejumlah opsi.

“Ini pertandingan adu taktik. Persija akan bermain agresif, jadi kamu harus memainkan umpan direct. Pemain baru juga memperlihatkan perkembangan bagus, sehingga kami lebih siap menghadapi Persija,” tegas McMenemy.

Berikut prakiraan susunan pemain kedua tim:

Persija: Shahar Ginanjar; Ismed Sofyan, Jaimerson Xavier, Maman Abdurahman, Valentino Telaubun, Sandi Sute, Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand, Riko Simanjuntak, Osas Saha, Marko Simic.

Bhayangkara FC: Wahyu Tri Nugroho; Alsan Sanda, Vladimir Vujovic, Jajang Mulyana, Dany Saputra, Sani Rizky, Lee Yu-joon, Paulo Sergio, Adam Alis, Vendry Mofu, Elio Martins.

Advertisements

Trio Asing Baru PSMS Medan Bisa Main Lawan Bhayangkara FC

Matsunaga menginginkan laga perdananya bersama PSMS bisa diakhiri dengan hasil manis.

Manajemen PSMS Medan memastikan tiga legiun asing anyar sudah bisa dimainkan melawan Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (3/8), dalam pertandingan pekan ke-19 Liga 1 2018.

Setelah sebelumnya mengikat Alexandro Tanidis dan Felipe Martins, manajemen kemarin secara resmi telah mengontrak eks Persela Lamongan, Shohei Matsunaga, hingga akhir musim.

“Alhamdulillah, Felipe, Tanidis dan Matsunaga telah disahkan oleh LIB [Liga Indonesia Baru]. Jadi mereka bertiga akan tampil pada laga menghadapi Bhayangkara,” jelas media officer PSMS Bobi Septian.

Manajemen berharap kehadiran tiga muka baru tersebut diharapkan bisa mengangkat performa PSMS yang kini berada di zona merah. Penggawa PSMS direncanakan bertolak ke Jakarta hari ini.

Sementara itu Matsunaga berharap bisa mengangkat PSMS dari zona degradasi. Eks Persib Bandung ini tak sabar segera tampil perdana dengan jersey PSMS. Ia pun tidak memikirkan kekuatan Bhayangkara FC.

“Saya ingin bawa PSMS bangkit, tinggalkan zona degradasi. Saya cukup percaya, karena pernah bekerja sama dengan coach Peter [Butler] sebelumnya. Saya fokus saja di laga perdana saya, kami ingin menang,” tegas Matsunaga.

Bhayangkara FC wajib win VS Pusamania Borneo FC

Tidak ada kata kalah dalam kamus Bhayangkara FC (BFC), utamanya ketika bermain di kandang sendiri, Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Poin absolut kembali diincar anak buah Ibnu Grahan ketika meladeni perlawanan Pusamania Borneo FC (PBFC), Jumat (7/10) besok sore.

PBFC bukan lawan yang patut dipandang remeh oleh Indra Kahfi dan kolega. Catatan statistik mengungkapkan, tim ini belum pernah kalah dalam lima pertandingan terakhir. Kehadiran Flavio Beck membuat lapangan tengah tim ini makin tajam.

“Mereka tim bagus. Banyak pemain berpengalaman di tim ini. Belum lagi seorang Flavio, gelandang yang sangat elegan. Pertandingan besok akan sangat menarik dan seru,” sanjung Ibnu Grahan.

Ibnu mengaku jika dirinya sudah menemukan formula untuk meredam PBFC di Sidoarjo. “Kami akan bermain normal, sesuai dengan gaya permainan kami biasanya. Tentu saja, kami menginginkan kemenangan di pertandingan besok sore,” tegas pelatih asli Surabaya ini.

Pada pertemuan di putaran pertama Indonesia Soccer Championship (ISC), 27 Mei lalu di Stadion Segiri Samarinda, BFC berhasil menahan imbang PBFC dengan skor 1-1. Gol penyelamat BFC diceploskan oleh Evan Dimas Darmono.

Untuk laga besok, BFC dipastikan tak akan diperkuat Evan Dimas Darmono dan Putu Gede Juni Antara. Sedangkan PBFC tak bisa menurunkan Jefri Kurniawan dan Lerby Eliandri. Keempat pemain ini harus bergabung dengan Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

“Kami kehilangan dua pemain, begitu juga PBFC. Yang jelas kami sudah mempersiapkan pengganti Evan Dimas dan Putu. Saya yakin PBFC juga demikian,” jelas Ibnu.

Ibnu punya modal bagus untuk laga besok sore. Mereka baru saja mempermalukan tuan rumah Sriwijaya FC dengan empat gol tanpa balas. “Kemenangan dari Palembang adalah modal. Sekarang bagaimana kita memanfaatkan modal ini untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi,” tutup Ibnu.