Bantah Gabung Perseru, Beto de Paula Anggap Masih Pemain Madura United

Source : Bola.com, Bangkalan – Beto de Paula sedang menjadi perbicangan. Dia disebut menjadi pemain asing yang bakal dilepas Madura United untuk memberi tempat pada striker baru, Mamadou Samassa.

Beto juga dirumorkan akan bergabung dengan Perseru Serui dengan status pinjaman di jendela transfer putaran kedua ini. Namun, striker asal Brasil membantahnya dan justru menyebut masih menjadi pemain Madura United.

“Saya juga mendengar rumor itu (bergabung Perseru), tapi tidak ada yang terjadi pada saya. Sampai sekarang saya berstatus sebagai pemain Madura United,” kata Beto kepada Bola.com.

Rumor hengkangnya Beto dari Madura United berembus setelah dia masuk daftar pencoretan tim. Hal itu dilakukan agar slot pemain asing bisa ditempati pemain impor anyar nantinya.

Kabar ini diperkuat dengan munculnya kiriman video yang diunggah akun instagram Madura United. Dalam video itu, ada caption yang memberi informasi Beto berpamitan kepada pemain Madura United lain.

Dalam konten video, pemain berusia 31 tahun itu menyalami semua pemain yang selama ini menjadi rekannya di Laskar Sape Kerap. Dia seolah ingin mengucap salam perpisahan kepada mereka.

Beto tidak membantah dirinya bakal meninggalkan Madura United. Namun, dia masih menunggu dari manajemen mengenai klub labuhan barunya di putaran kedua Gojek Liga 1 bersama Bukalapak.

“Saya memang tidak akan bertahan di Madura, tapi saya masih perlu solusi tentang klub saya berikutnya. Saya masih menunggu keputusannya seperti apa. Belum ada yang pasti sekarang,” imbuhnya.

Selama bergabung dengan Madura United awal musim ini, Beto dianggap gagal menjawab ekspektasi. Dia hanya mencetak empat gol dari 17 penampilan di Liga 1.

Namun, gol-golnya kerap lahir dalam situasi krusial dan bermakna penting. Beberapa di antaranya bisa menyelamatkan Madura United dari kekalahan atau bahkan menjadi penentu kemenangan.

Advertisements

Persija Vs Perseru duel tim seimbang. Perseru mengantisipasi kemungkinan Persija menerapkan strategi parkir bus dgn mengandalkan serangan balik

Bola.com, Yogyakarta – Perseru Serui bisa jadi diuntungkan dengan absennya Willian Pacheco dan Hong Soon-hak pada laga pekan ke-21 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo di Stadion Manahan, Solo, Minggu (1/10/2016). Dua pemain asing itu terpaksa jadi penonton karena terjerat hukuman akumulasi kartu kuning.

Namun, pelatih kepala Perseru, Hanafi, mengaku tidak mau terpengaruh dengan situasi ini. Bagaimana pun juga, Persija tetap punya pemain lokal pengganti yang pilih tanding.

“Saya tak mau tertipu dengan absennya mereka. Kami tetap fokus menghadapi Persija dengan permainan terbaik. Ada atau tak ada pemain asing itu, Persija masih tim yang kuat. Pemain lokal mereka berkualitas,” tutur Hanafi.

Pelatih asal Malang itu juga mengingatkan anak didiknya jangan menganggap enteng Macan Kemayoran. Meski, pada duel nanti posisi kedua tim seimbang.

“Kami akan main normal sesuai skema yang sudah saya rancang saat latihan di Mojokerto dan Yogyakarta lalu. Mereka harus fokus pada permainan sendiri. Kami bisa manfaatkan dua sektor yang ditinggalkan pemain asing Persija itu untuk mencuri poin,” kata Hanafi.

Hanafi malah mengantisipasi kemungkinan Persija menerapkan strategi parkir bus dengan mengandalkan serangan balik cepat melalui dua sayapnya.

“Mamak (M. Zein Alhadad) bukan pelatih kemarin sore. Dia pasti telah menyiapkan antistrategi untuk mengalahkan Perseru. Persija punya pemain muda dengan kecepatan larinya. Ini bisa menyulitkan lini belakang kami,” ujar Hanafi.

Persija Jakarta akan kembali bermarkas di Solo Vs Perseru Serui

Persija Jakarta akan kembali bermarkas di Solo dalam laga lawan Perseru Serui pada lanjutan Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo. Pertandingan ini akan digelar Minggu (2/10/2016) di Stadion Manahan.

Musim ini Persija sudah tiga kali bermarkas di Solo. Yakni saat melawan Persipura, PSM Makassar, dan Mitra Kukar. Hasilnya, Tim Macan Kemayoran meraih dua kali imbang dan sekali kalah lawan PSM.
“Pertandingan Persija melawan Perseru yang akan digelar di Stadion Manahan Solo akan dilakukan pada Minggu malam dan kick off pukul 19.00 WIB,” kata ketua Panpel Lokal, Hery Gogor Isranto di Balai Persis Solo, Rabu (28/9/2016).

Hery menjelaskan Persija akan tiba di Solo pada Jumat pagi. Sementara itu Persui akan datang sehari lebih awal.

“Perseru kan saat ini posisinya sedang di Yogyakarta. Jadi, akan bergeser dari kawasan hotel di Parangtritis menuju Solo pada hari Kamis besok,” katanya menambahkan.

Sesampainya di Solo, kata dia, kedua tim akan melakukan latihan. Hanya saja pihak tuan rumah dalam hal ini Persija memilih untuk tidak melakukan uji coba lapangan di Stadion Manahan Solo. Sedangkan Perseru akan melakukan uji coba lapangan pada Sabtu pagi.

“Meskipun Persija tidak akan melakukan ujicoba lapangan, namun mereka meminta untuk bisa melakukan latihan pada Jumat sore di lapangan Kota Barat, bukan di Manahan,”