Arema Bersiap Melawan Persija Tanpa Penyerang Asing

Malang – Arema FC masih dipusingkan dalam hal perburuan striker asing Asia. Hingga saat ini mereka belum menemui kata sepakat dengan pemain yang diinginkan.

Meski, beberapa nama sudah dikaitkan dengan tim berjulukan Singo Edan ini, seperti Siroch Chattong (Thailand), Khaerul Amri (Singapura), dan Jaycee Johm (Bahrain).

General Manager Arema, Ruddy Widodo, menegaskan sampai saat ini belum ada pemain yang menemui kata sepakat.

“Sampai saat ini belum ada yang resmi. Pemberitaan di media itu kan hanya spekulasi saja. Jadi, sampai sekarang kami masih mencari. Dan memang tidak mudah untuk striker dengan paspor Asia,” katanya.

Ruddy mengakui pihaknya mendapatkan banyak tawaran dari agen pemain. Namun, pemainnya masih terbatas. Bahkan ada satu pemain yang ditawarkan oleh beberapa agen.

“Ada lebih dari tiga agen justru menawarkan satu pemain yang sama. Jadi, kami juga sempat bingung ini sebenarnya pemainnya siapa,” imbuhnya.

Itulah mengapa Arema sekarang harus mempercepat proses perekrutan striker Asia ini karena transfer window Liga 1 2018 sudah ditutup pada Minggu (5/8/2018).

“Kemungkinan besar justru melawan Persija (5/8/2018), kami masih bermain tanpa penyerang Asia tersebut. Kemungkinan terjeleknya, ya Arema tidak bisa mendapatkan penyerang asing ini di putaran kedua,” keluh Ruddy.

Terpisah, pelatih Arema, Milan Petrovic, memahami kesulitan yang dialami manajemen. Itulah mengapa dia sudah siap seandainya memang setengah musim ke depan harus bermain tanpa penyerang asing.

“Putaran pertama kemarin kami sudah sering bermain dengan penyerang lokal. Jadi kalau memang tidak dapat striker Asia yang kelasnya ekselen, kami akan andalkan penyerang yang ada,” kata Milan.

Milan sebenarnya berharap Arema bisa mendatangkan Jaycee karena eks pemain Bangkok United itu masuk kriterianya. Namun, kendala Arema disinyalir terbentur dengan nilai transfer yang tinggi. Ada kemungkinan juga Jaycee juga dapat tawaran dari beberapa klub lain.

Advertisements

PREVIEW Liga 1: Persija Jakarta – Bhayangkara FC

PREVIEW Liga 1: Persija Jakarta – Bhayangkara FC = 1-0

Persija memburu kado kemenangan untuk Teco, sedangkan Bhayangkara FC memaksimalkan umpan direct.

Torehan positif Bhayangkara FC dalam melakoni laga tandang menjadi perhatian Persija Jakarta ketika mereka bentrok di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (27/7) malam WIB, pada pertandingan perdana putaran kedua Liga 1 2018.

Dalam empat laga terakhir, Bhayangkara FC mencatat tiga kemenangan dan satu kekalahan. Kemenangan diperoleh saat menghadapi Persib Bandung, Persipura Jayapura, dan Bali United. Sedangkan kekalahan diderita kala bertemu PSM Makassar di Stadion Dipta Gianyar.

“Kami tahu Bhayangkara dalam beberapa pertandingan di luar bisa mencuri kemenangan, jangan sampai terjadi di kami. Apalagi kami juga sudah kehilangan banyak poin di laga kandang,” ujar asisten pelatih Mustaqim.

Mustaqim menambahkan, pertandingan ini sangat penting bagi Persija. Selain ingin memperbaiki posisi, kemenangan diburu sebagai kado untuk Stefano Cugurra yang berulang tahun dua hari lalu.

“Kelebihan dan kelemahan tim BFC sebagai tim pelatih kami sudah merangkum dalam sebuah evaluasi. Pemain sudah bertekad menginginkan hasil positif pada pertandingan putaran kedua ini. Kami juga menginginkan kemenangan sebagai hadiah ulang tahun pelatih kepala,” beber Mustaqim.

Namun Persija tidak diperkuat dua pemain pilar, yakni kiper Andritany Ardhiyasa dan full back Rezaldi Hehanusa, karena harus mengikuti pemusatan latihan (TC) Indonesia U-23 di Bali.

Di lain kubu, pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy mengantisipasi faktor nonteknis yang muncul di laga ini. Menurutnya, kehadiran Jakmania tentu membuat Persija lebih termotivasi. Kendati demikian, MecMenemy meyakini anak asuhnya bisa melanjutkan tren positif seperti ketika mempermalukan Bali United.

“Pertandingan melawan Persija selalu menjadi berat bagi kami, karena tidak hanya melawan 11 pemain, tapi ribuan pendukung mereka. Ini akan memberi pengaruh terhadap mental pemain. Tapi kami juga sedang bagus, karena baru saja menang atas Bali United,” kata McMenemy.

Pelatih asal Inggris ini mengaku sudah menyiapkan taktik yang dapat meredam agresivitas Persija sekaligus memberikan ancaman di pertahanan lawan. Kehadiran pemain baru juga memberikan McMenemy sejumlah opsi.

“Ini pertandingan adu taktik. Persija akan bermain agresif, jadi kamu harus memainkan umpan direct. Pemain baru juga memperlihatkan perkembangan bagus, sehingga kami lebih siap menghadapi Persija,” tegas McMenemy.

Berikut prakiraan susunan pemain kedua tim:

Persija: Shahar Ginanjar; Ismed Sofyan, Jaimerson Xavier, Maman Abdurahman, Valentino Telaubun, Sandi Sute, Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand, Riko Simanjuntak, Osas Saha, Marko Simic.

Bhayangkara FC: Wahyu Tri Nugroho; Alsan Sanda, Vladimir Vujovic, Jajang Mulyana, Dany Saputra, Sani Rizky, Lee Yu-joon, Paulo Sergio, Adam Alis, Vendry Mofu, Elio Martins.

Duet Greg-Kenmogne, Persija Pede Kinerja Lini Depan Membaik

Pelatih Persija Jakarta, Muhammad Zein Alhahad, percaya kehadiran Emmanuel Kenmogne dan Greg Nwokolo akan memberikan dampak signifikan bagi lini depan tim ibu kota pada putaran kedua Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooeredoo.

Pacho, sapaan akrab Kenmogne, dan Greg memberikan impresi positif saat Tim Macan Kemayoran mengalahkan Perseru Serui 2-1 di Stadion Manahan, Solo, pekan lalu. Pacho mencetak satu gol sedangkan Greg memberikan warna baru bagi permainan Persija sejak dimasukkan pada awal babak kedua.

Penampilan keduanya memberikan harapan bagi Persija. Maklum, sepanjang musim ini Persija kesulitan mencetak gol ke gawang lawan. Pacho dkk. baru mencetak 14 gol dari 21 pertandingan yang sudah dilalui.

Jumlah gol tersebut membuat Persija menjadi tim yang berada di posisi paling buncit soal urusan mencetak gol dibandingkan 17 kontestan TSC 2016 lainnya.

“Mereka sudah pernah bermain bersama beberapa tahun yang lalu, jadi sudah saling mengenal. Semoga mereka bisa mencetak gol-gol untuk Persija,” kata Mamak, sapaan akrab Alhadad.

“Namun, saya tidak mau takabur soal itu karena yang penting kerja keras dan bermain bagus di setiap pertandingan,” ia menambahkan.

Pacho dan Greg pernah main bersama saat masih berkostum Persebaya di pentas Indonesia Super League 2014. Kala itu, keduanya menyumbang 34 gol bagi tim yang diarsiteki Rahmad Darmawan.

Pacho yang mengakhiri kompetisi dengan status top scorer berhasil menjaringkan 25 gol. Sedangkan Greg menyumbangkan 14 gol bagi tim asal Jawa Timur tersebut.

Sementara itu, terkait pertandingan melawan Barito Putera, akhir pekan ini, Mamak berjanji pasukannya akan kembali bekerja keras untuk mengamankan tiga poin.

Kans Persija meraih kemenangan kedua beruntun terbuka dengan performa tim yang positif plus kontribusi besar para muka baru. Terlebih, Barito juga sedang berada dalam masa sulit yang membuat isu bakal lengsernya sang pelatih, Mundari Karya, mengemuka.

“Semua pemain, pelatih, dan ofisial Persija akan bekerja keras untuk memenangi pertandingan melawan Barito,” kata Mamak mengakhiri.

18 Pemain Persija Untuk Menjamu Barito Putera

Persija Jakarta akan menjamu Barito Putera di pekan ke-22 Indonesia Soccer Championship, pada Minggu (9/10) di stadion Manahan Solo.

Pelatih Persija Jakarta, Muhammad Zein Al Hadad menyiapkan 18 nama pemain dalam persiapan laga tersebut.

Namun Macan Kemayoran tidak akan diperkuat Sang Kapten, Ismed Sofyan yang terkena akumulasi kartu kuning.

“Dia (Ismed) memang tidak dapat bermain. Karena dua kali kartu kuning. Ya, kita harus menerima itu, namanya hukuman dan kita harus jalani.” ujar Al Hadad.

Untuk mengantisipasi absennya Ismed, sang pelatih sudah menyiapkan dua nama untuk menggantikan posisi Ismed.

“Kita siapkan Vava Mario Yagalo atau Novri Setiawan. Jadi tidak terlalu masalah,” lanjutnya.

Pemain rekrutan terbaru yaitu Greg Nwokolo dipastikan akan diturunkan oleh Persija dalam laga ini.

Selain Ismed, Persija juga akan tanpa penjaga gawang utama mereka Andritany Adrhiyasa, dimana dirinya mendapati panggilan timnas untuk melakoni ujicoba melawan Vietnam pada hari yang sama.

Berikut daftar pemain Persija Jakarta untuk menghadapi Barito Putera:

Kiper: Reky Rahayu, Daryono.

Belakang: Andik Rendika Rama, Maman Abdurahman, Gunawan Dwi Cahyo, Novri Setiawan, Willian Pacheco, Vava Mario Yagalo.

Gelandang: Ramdani Lestaluhu, Sutanto Tan, Syahroni, Amarzukih, Hong Soon-hak, Ade Jantra.

Penyerang: Bambang Pamungkas, Emmanuel Kenmogne, Greg Nwokolo, Rodrigo Tosi.

Persija, missing their 1st GK “Andritany Ardhiyasa”

Persija Kehilangan Andritany – Persija Jakarta dipastikan bakal kehilangan kiper andalannya, Andritany Ardhiyasa saat menghadapi Barito Putera dalam laga lanjutan pekan ke-22 TSC A 2016, Minggu (09/10).

Manajemen tim Macan Kemayoran mengungkapkan bahwa Andritany harus absen lantaran mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) timnas Indonesia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Dengan demikian, Persija akan mengandalkan Muhammad Rizky Darmawan, Daryono, atau Rey Rahayu untu menggantikan posisi Andritany.

“Andritany kembali dipanggil ke timnas untuk menjalani persiapan jelang laga ujicoba melawan Vietnam (09/10) di Yogyakarta,” tulis manajemen di akun Twitter resmi klub.

Di sisi lain, jelang laga melawan Barito yang sedianya akan dihelat di Stadion Manahan, Solo itu Persija justru lebih memilih latihan di Lapangan Villa 2000, Tangerang Selatan. Karena pelatih Muhammad Zein Al Haddad menilai jika skuatnya masih memiliki banyak kekurangan yang harus segera dibenahi.

“Lini depan kami sudah tampil cukup baik, meskipun masih perlu untuk diasah lagi dalam hal finishing touch. Kami juga fokus untuk meningkatkan kerja sama dan kekompokan tim,” kata Al Haddad.

Persija on fire: Greg Nwokolo, Pacho Kenmogne and Anditany

Setelah melewati 114 hari tanpa kemenangan, akhirnya Persija Jakarta bisa kembali merasakan manisnya poin tiga. Bertanding di Stadion Manahan, Solo pada Minggu (2/10), Macan Kemayoran berhasil mengakhiri rentetan hasil seri dengan membungkam Perseru Serui 2-1. Setidaknya untuk saat ini, Jakmania bisa optimis tim kesayangannya bisa memperbaiki penampilan di sisa kompetisi. Ada beberapa alasan mengapa Persija dan Jakmania harus optimis bahwa nasib akan berpihak pada mereka di putaran kedua ini, JakOnline coba merangkum menjadi 4 alasan berikut ini :

1. Greg Nwokolo
Kehadiran Greg harus diakui membawa angin positif bagi tim yang pernah bermarkas di Stadion Menteng tersebut. Pada pertandingan terakhir melawan Perseru Serui, masuknya Greg langsung memberi dampak positif bagi alur serangan Persija. Sepuluh menit berada di lapangan, Greg langsung menjadi pemain dengan umpan silang terbanyak dengan 4 umpan. 3 diantaranya berhasil menemui sasaran. Bisa dibayangkan betapa efektifnya Greg jika terus dipasang menyusuri garis pinggir lapangan untuk memanjakan para strimer Persija menciptakan peluang.

2. Pacho Kenmogne

Perlahan tapi pasti, mantan pemain Olympiakos Nicosia tersebut mulai menebar ancaman bagi lini belakang lawan. Tendangan bicycle kick-nya yang berujung gol ketika melawan Perseru menjadi bukti bahwa Pacho sangat bisa memaksimalkan ruang sempit yang ada di kotak penalti. Pacho juga menjadi pemain terbaik di pertandingan tersebut dengan catatan impresif. Pacho berhasil mengalirkan 69% umpan datar ke rekan setimnya. Dari 26 umpan, Pacho berhasil mengirimkan 18 umpan berhasil. Pacho juga memenangkan duel udara sebesar 71%. Itu belum termasuk raihan satu gol dan satu assist yang tidak heran menjadikannya man of the match malam itu.

3. Anditany
Minimnya jumlah gol yang dicetak Persija, tertutuli oleh penampilan cemerlang Andritany. Dalam tiga pertandingan terakhir, total Andri telah mencatatkan 24 saves dengan delapan saves per pertandingannya. Kini dengan membaiknya lini depan Persija, mari berharap Andri semakin fokus menjaga gawangnya.

Kiper Terbaik ISC A 2016 (Update: September 2016)

Kiper Terbaik ISC A 2016 Bulan September: Andritany Ardhiyasa

Dia adalah aktor di balik tak terkalahkannya Persija Jakarta selama ISC A 2016 bulan September. Statistik juga membuktikan, Andritany unggul jauh dibanding para pesaingnya sesama penjaga gawang.

Statistik menyebut, kiper terbaik sepanjang pagelaran ISC A 2016.

  1. Andritany melakukan total 82 penyelamatan bagi Persija

Kini, pemain yang sempat diincar pelatih Persib beberapa waktu lalu, Dejan Antonic, untuk kembali ke Bandung, bersiap untuk membagi konsentrasinya jelang akhir tahun 2016. Selain tentunya membela Persija Jakarta, Andritany juga bakal menjalani serangkaian program bersama timnas Indonesia jelang Piala AFF 2016. Meski Riedl sudah menggaransi kiper Arema Cronus, Kurnia Meiga masuk skuat, bukan berarti peluang Andritany jadi pemain inti tertutup.

  1. Andritany melakukan total 82 penyelamatan bagi Persija.
  2. Wahyu Tri Nugroho asal Bhayangkara FC yang hanya 62 kali,
  3. Choirul Huda dari Persela yang catat 59 penyelamatan.