Duet Greg-Kenmogne, Persija Pede Kinerja Lini Depan Membaik

Pelatih Persija Jakarta, Muhammad Zein Alhahad, percaya kehadiran Emmanuel Kenmogne dan Greg Nwokolo akan memberikan dampak signifikan bagi lini depan tim ibu kota pada putaran kedua Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooeredoo.

Pacho, sapaan akrab Kenmogne, dan Greg memberikan impresi positif saat Tim Macan Kemayoran mengalahkan Perseru Serui 2-1 di Stadion Manahan, Solo, pekan lalu. Pacho mencetak satu gol sedangkan Greg memberikan warna baru bagi permainan Persija sejak dimasukkan pada awal babak kedua.

Penampilan keduanya memberikan harapan bagi Persija. Maklum, sepanjang musim ini Persija kesulitan mencetak gol ke gawang lawan. Pacho dkk. baru mencetak 14 gol dari 21 pertandingan yang sudah dilalui.

Jumlah gol tersebut membuat Persija menjadi tim yang berada di posisi paling buncit soal urusan mencetak gol dibandingkan 17 kontestan TSC 2016 lainnya.

“Mereka sudah pernah bermain bersama beberapa tahun yang lalu, jadi sudah saling mengenal. Semoga mereka bisa mencetak gol-gol untuk Persija,” kata Mamak, sapaan akrab Alhadad.

“Namun, saya tidak mau takabur soal itu karena yang penting kerja keras dan bermain bagus di setiap pertandingan,” ia menambahkan.

Pacho dan Greg pernah main bersama saat masih berkostum Persebaya di pentas Indonesia Super League 2014. Kala itu, keduanya menyumbang 34 gol bagi tim yang diarsiteki Rahmad Darmawan.

Pacho yang mengakhiri kompetisi dengan status top scorer berhasil menjaringkan 25 gol. Sedangkan Greg menyumbangkan 14 gol bagi tim asal Jawa Timur tersebut.

Sementara itu, terkait pertandingan melawan Barito Putera, akhir pekan ini, Mamak berjanji pasukannya akan kembali bekerja keras untuk mengamankan tiga poin.

Kans Persija meraih kemenangan kedua beruntun terbuka dengan performa tim yang positif plus kontribusi besar para muka baru. Terlebih, Barito juga sedang berada dalam masa sulit yang membuat isu bakal lengsernya sang pelatih, Mundari Karya, mengemuka.

“Semua pemain, pelatih, dan ofisial Persija akan bekerja keras untuk memenangi pertandingan melawan Barito,” kata Mamak mengakhiri.

18 Pemain Persija Untuk Menjamu Barito Putera

Persija Jakarta akan menjamu Barito Putera di pekan ke-22 Indonesia Soccer Championship, pada Minggu (9/10) di stadion Manahan Solo.

Pelatih Persija Jakarta, Muhammad Zein Al Hadad menyiapkan 18 nama pemain dalam persiapan laga tersebut.

Namun Macan Kemayoran tidak akan diperkuat Sang Kapten, Ismed Sofyan yang terkena akumulasi kartu kuning.

“Dia (Ismed) memang tidak dapat bermain. Karena dua kali kartu kuning. Ya, kita harus menerima itu, namanya hukuman dan kita harus jalani.” ujar Al Hadad.

Untuk mengantisipasi absennya Ismed, sang pelatih sudah menyiapkan dua nama untuk menggantikan posisi Ismed.

“Kita siapkan Vava Mario Yagalo atau Novri Setiawan. Jadi tidak terlalu masalah,” lanjutnya.

Pemain rekrutan terbaru yaitu Greg Nwokolo dipastikan akan diturunkan oleh Persija dalam laga ini.

Selain Ismed, Persija juga akan tanpa penjaga gawang utama mereka Andritany Adrhiyasa, dimana dirinya mendapati panggilan timnas untuk melakoni ujicoba melawan Vietnam pada hari yang sama.

Berikut daftar pemain Persija Jakarta untuk menghadapi Barito Putera:

Kiper: Reky Rahayu, Daryono.

Belakang: Andik Rendika Rama, Maman Abdurahman, Gunawan Dwi Cahyo, Novri Setiawan, Willian Pacheco, Vava Mario Yagalo.

Gelandang: Ramdani Lestaluhu, Sutanto Tan, Syahroni, Amarzukih, Hong Soon-hak, Ade Jantra.

Penyerang: Bambang Pamungkas, Emmanuel Kenmogne, Greg Nwokolo, Rodrigo Tosi.

Persija, missing their 1st GK “Andritany Ardhiyasa”

Persija Kehilangan Andritany – Persija Jakarta dipastikan bakal kehilangan kiper andalannya, Andritany Ardhiyasa saat menghadapi Barito Putera dalam laga lanjutan pekan ke-22 TSC A 2016, Minggu (09/10).

Manajemen tim Macan Kemayoran mengungkapkan bahwa Andritany harus absen lantaran mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) timnas Indonesia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Dengan demikian, Persija akan mengandalkan Muhammad Rizky Darmawan, Daryono, atau Rey Rahayu untu menggantikan posisi Andritany.

“Andritany kembali dipanggil ke timnas untuk menjalani persiapan jelang laga ujicoba melawan Vietnam (09/10) di Yogyakarta,” tulis manajemen di akun Twitter resmi klub.

Di sisi lain, jelang laga melawan Barito yang sedianya akan dihelat di Stadion Manahan, Solo itu Persija justru lebih memilih latihan di Lapangan Villa 2000, Tangerang Selatan. Karena pelatih Muhammad Zein Al Haddad menilai jika skuatnya masih memiliki banyak kekurangan yang harus segera dibenahi.

“Lini depan kami sudah tampil cukup baik, meskipun masih perlu untuk diasah lagi dalam hal finishing touch. Kami juga fokus untuk meningkatkan kerja sama dan kekompokan tim,” kata Al Haddad.

Persija on fire: Greg Nwokolo, Pacho Kenmogne and Anditany

Setelah melewati 114 hari tanpa kemenangan, akhirnya Persija Jakarta bisa kembali merasakan manisnya poin tiga. Bertanding di Stadion Manahan, Solo pada Minggu (2/10), Macan Kemayoran berhasil mengakhiri rentetan hasil seri dengan membungkam Perseru Serui 2-1. Setidaknya untuk saat ini, Jakmania bisa optimis tim kesayangannya bisa memperbaiki penampilan di sisa kompetisi. Ada beberapa alasan mengapa Persija dan Jakmania harus optimis bahwa nasib akan berpihak pada mereka di putaran kedua ini, JakOnline coba merangkum menjadi 4 alasan berikut ini :

1. Greg Nwokolo
Kehadiran Greg harus diakui membawa angin positif bagi tim yang pernah bermarkas di Stadion Menteng tersebut. Pada pertandingan terakhir melawan Perseru Serui, masuknya Greg langsung memberi dampak positif bagi alur serangan Persija. Sepuluh menit berada di lapangan, Greg langsung menjadi pemain dengan umpan silang terbanyak dengan 4 umpan. 3 diantaranya berhasil menemui sasaran. Bisa dibayangkan betapa efektifnya Greg jika terus dipasang menyusuri garis pinggir lapangan untuk memanjakan para strimer Persija menciptakan peluang.

2. Pacho Kenmogne

Perlahan tapi pasti, mantan pemain Olympiakos Nicosia tersebut mulai menebar ancaman bagi lini belakang lawan. Tendangan bicycle kick-nya yang berujung gol ketika melawan Perseru menjadi bukti bahwa Pacho sangat bisa memaksimalkan ruang sempit yang ada di kotak penalti. Pacho juga menjadi pemain terbaik di pertandingan tersebut dengan catatan impresif. Pacho berhasil mengalirkan 69% umpan datar ke rekan setimnya. Dari 26 umpan, Pacho berhasil mengirimkan 18 umpan berhasil. Pacho juga memenangkan duel udara sebesar 71%. Itu belum termasuk raihan satu gol dan satu assist yang tidak heran menjadikannya man of the match malam itu.

3. Anditany
Minimnya jumlah gol yang dicetak Persija, tertutuli oleh penampilan cemerlang Andritany. Dalam tiga pertandingan terakhir, total Andri telah mencatatkan 24 saves dengan delapan saves per pertandingannya. Kini dengan membaiknya lini depan Persija, mari berharap Andri semakin fokus menjaga gawangnya.

Kiper Terbaik ISC A 2016 (Update: September 2016)

Kiper Terbaik ISC A 2016 Bulan September: Andritany Ardhiyasa

Dia adalah aktor di balik tak terkalahkannya Persija Jakarta selama ISC A 2016 bulan September. Statistik juga membuktikan, Andritany unggul jauh dibanding para pesaingnya sesama penjaga gawang.

Statistik menyebut, kiper terbaik sepanjang pagelaran ISC A 2016.

  1. Andritany melakukan total 82 penyelamatan bagi Persija

Kini, pemain yang sempat diincar pelatih Persib beberapa waktu lalu, Dejan Antonic, untuk kembali ke Bandung, bersiap untuk membagi konsentrasinya jelang akhir tahun 2016. Selain tentunya membela Persija Jakarta, Andritany juga bakal menjalani serangkaian program bersama timnas Indonesia jelang Piala AFF 2016. Meski Riedl sudah menggaransi kiper Arema Cronus, Kurnia Meiga masuk skuat, bukan berarti peluang Andritany jadi pemain inti tertutup.

  1. Andritany melakukan total 82 penyelamatan bagi Persija.
  2. Wahyu Tri Nugroho asal Bhayangkara FC yang hanya 62 kali,
  3. Choirul Huda dari Persela yang catat 59 penyelamatan.

 

 

Persija Vs Perseru duel tim seimbang. Perseru mengantisipasi kemungkinan Persija menerapkan strategi parkir bus dgn mengandalkan serangan balik

Bola.com, Yogyakarta – Perseru Serui bisa jadi diuntungkan dengan absennya Willian Pacheco dan Hong Soon-hak pada laga pekan ke-21 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo di Stadion Manahan, Solo, Minggu (1/10/2016). Dua pemain asing itu terpaksa jadi penonton karena terjerat hukuman akumulasi kartu kuning.

Namun, pelatih kepala Perseru, Hanafi, mengaku tidak mau terpengaruh dengan situasi ini. Bagaimana pun juga, Persija tetap punya pemain lokal pengganti yang pilih tanding.

“Saya tak mau tertipu dengan absennya mereka. Kami tetap fokus menghadapi Persija dengan permainan terbaik. Ada atau tak ada pemain asing itu, Persija masih tim yang kuat. Pemain lokal mereka berkualitas,” tutur Hanafi.

Pelatih asal Malang itu juga mengingatkan anak didiknya jangan menganggap enteng Macan Kemayoran. Meski, pada duel nanti posisi kedua tim seimbang.

“Kami akan main normal sesuai skema yang sudah saya rancang saat latihan di Mojokerto dan Yogyakarta lalu. Mereka harus fokus pada permainan sendiri. Kami bisa manfaatkan dua sektor yang ditinggalkan pemain asing Persija itu untuk mencuri poin,” kata Hanafi.

Hanafi malah mengantisipasi kemungkinan Persija menerapkan strategi parkir bus dengan mengandalkan serangan balik cepat melalui dua sayapnya.

“Mamak (M. Zein Alhadad) bukan pelatih kemarin sore. Dia pasti telah menyiapkan antistrategi untuk mengalahkan Perseru. Persija punya pemain muda dengan kecepatan larinya. Ini bisa menyulitkan lini belakang kami,” ujar Hanafi.

Daftar 18 Pemain Persija Jakarta untuk Hadapi Perseru Serui

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAPersija Jakarta akan melawanPerseru Serui dalam pekan ke-21 Indonesia Soccer Championship A 2016 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/10/2016).

Dalam pertandingan nanti, tim berjuluk Macan Kemayoran itu membawa 18 nama pemain melawan Cenderawasih Jingga.

Namun, hanya 17 pemain yang akan berangkat dari Jakarta, satu penggawanya, yakni Andritany Ardhiyasa, sudah berada di Solo.

“Selepas ikut pemusatan latihan timnas kemarin, kami memilih Andritany menetap di Solo, sebab kalau bolak balik Jakarta takut kelelahan,” ucap Media Officer Persija, Mozes Sosa.

Meskipun berada di Solo, Andritany tetap diberikan menu latihan oleh ofisial pelatih Persija.

“Dia melakukan sesi latihan sendiri di sana,” ucap Mozes.

Pada penerbangan kali ini, Persija tidak membawa Willian Pachecho dan Hong Soon Hak dikarenakan terkena akumulasi kartu kuning.

Untuk itu pemain tersebut ditinggal di Jakarta.

Rencananya, skuad Macan Kemayoran akan bertolak dari Jakarta ke Solo pada Jumat (30/9/2016) pagi WIB.

Sesampainya di Solo, Bambang Pamungkas dkk akan menggelar sesi latihan pada sore hari di sana.

Berikut Daftar Pemain Persija Jakarta yang akan ke Solo:

Kiper: Andritany Ardhiyasa, Reky Rahayu

Belakang: Maman Abdurahman, Gunawan Dwi Cahyo, Vava Mario Yagalo, Ismed Sofyan, Andik Rendika Rama

Tengah: Sutanto Tan, Novri Setiawan, Abrizal Umanailo, Ade Jantra, Ramdani Lestaluhu, Amarzukih, Syahroni

Depan: Bambang Pamungkas, Rachmat Afandi, Rodrigo Tosi, Emmanuel Pacho Kenmogne.