4 Bek Terbaik ISC A 2016 (Update: September 2016)

Bek Terbaik ISC A 2016 Bulan September: Ricardo Salampessy

Ia bisa tampil konsisten, bahkan meski partnernya di lini belakang berganti-ganti. Meski ada nama lain yang akan menyainginya untuk kategori ini, Ricardo Salampessy layak untuk dinobatkan sebagai yang terbaik di ISC A bulan September. Ini alasannya…

Persipura Jayapura berhasil mencatatkan tiga laga tanpa kekalahan di sepanjang September ini. Tak hanya itu dua laga di antaranya berhasil diraih Mutiara Hitam tanpa kebobolan. Posisi penjaga gawang boleh saja berganti, namun satu tempat di lini belakang sudah pasti jadi milik bek terbaik Indonesia Soccer Championship A 2016 bulan September ini.

Semenjak Alfredo Vera mengambil alih kursi pelatih dari Jafri Sastra, permainan Persipura Jayapura memang semakin kembali lagi seperti sediakala. Permainan cepat nan atraktif yang memanfaatkan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki kembali dipertunjukkan Mutiara Hitam di bawah kendali pelatih asal Argentina itu. Dan selayaknya kesebelasan-kesebelasan Eropa, umpan-umpan pendek milik Boaz Solossa dan kawan-kawan juga hadir dari lini belakang.

Karenanya, tengoklah bagaimana bek-bek Persipura memiliki akurasi operan yang bagus. Dan salah satu sosok penting dari lancarnya aliran umpan di lini pertahanan Mutiara Hitam adalah seorang seorang Ricardo Salampessy. Pemain bernomor punggung empat itu memiliki catatan akurasi operan mencapai angka 82 persen. Angka yang terbilang tinggi sebagai seorang bek tengah. Karenanya tak heran jika posisi Ricardo tak tergantikan di Persipura.

Dalam tiga laga terakhir Mutiara Hitam di bulan September ini, yakni menghadapi Bali United, Persija Jakarta, dan juga Semen Padang, Ricardo selalu diturunkan sebagai starter. Rekan duetnya boleh saja kadang berganti dari Yohanis Tjoe ke Domiggus Fakdawer, namun Ricardo tetap mampu bermain baik dan menjadi jenderal di lini pertahanan Persipura.

Cederanya Bio Paulin yang harus absen dalam tiga laga terakhir itu memang sempat dikhawatirkan akan memengaruhi lini belakang Persipura. Namun nyatanya di tiga laga tersebut Ricardo mampu membuktikan jika tanpa Bio, di bawah kendalinya, pertahanan Mutiara Hitam masih akan sulit ditembus lawan. Buktinya dalam dalam tiga laga tersebut hanya satu kali mereka kebobolan. Dan bahkan di laga tandang menghadapi Bali United, tak ada satu golpun yang masuk ke gawang Yoo Jae-Hoon.

Solidnya pemain berusia 32 tahun itu juga terbukti dengan sejauh ini di kompetisi ISC A dirinya akurasi tekel suksesnya mencapai angka 60 persen. Memang sebagai seorang bek, Ricardo dikaruniai banyak kelebihan. Selain solid dan lugas dalam bertahan serta piawai memberikan umpan, dirinya juga memiliki kecepatan dan ketenangan yang sama baiknya. Selain itu sikap kepemimpinannya di lini belakang juga patut diacungi jempol.

Pemain asal Ambon ini pun akan terus menjadi pilar penting buat Alfredo Vera bersama Persipura. Jaminan kokohnya pertahanan dan lancarnya aliran bola dari lini belakang yang diberikan Ricardo kepada Mutiara Hitam bisa membuat tim kebanggan masyarakat Jayapura itu kembali merajai kompetisi di Indonesia. Apalagi mengingat saat ini mereka sudah tujuh laga tak terkalahkan dan berada di peringkat keempat klasemen sementara.

Walau di bulan September ini ada juga beberapa bek yang tampil tak kalah impresif :

  1. Ricardo Salampessy, Persipura Jayapura
  2. Fachrudin Aryanto, Sriwijaya FC
  3. Hamka Hamzah, bek tengah Arema Cronus 
  4. Goran Gancev, bek tengah Arema Cronus

 

 

Advertisements

Lepas Greg ke Persija, Ini Alasan Persipura

Persija Rekrut Greg Nwokolo hingga Akhir Musim ISC 2016

Persija Jakarta mengumumkan Greg sebagai rekrutan anyar merka melalui akun Twitter resmi tim, @Persija_Jkt, Kamis (29/9/2016) siang WIB. Dalam keterangannya, Greg disebut bakal memperkuat Macan Kemayoran hingga akhir musim kompetisi ISC.

Manuver yang dilakukan Greg dengan bergabung ke Persija terbilang aneh. Sebab, penyerang naturalisasi asal Nigeria itu baru saja resmi menjadi bagian Persipura Jayapura untuk paruh kedua ISC, bahkan Greg sudah sempat main untuk tim Mutiara Hitam.

Persija Jakarta memang mengalami masalah di lini serang tim. Dalam lima pertandingan terakhir di ISC 2016, Macan Kemayoran baru mencetak tiga gol. Dua laga diantaranya bahkan berakhir dengan kekalahan.

Sumberbola.com – Lepas Greg ke Persija, Ini Alasan Persipura – Persipura Jayapura akhirnya membenarkan bahwa striker barunya, Greg Nwokolo resmi memperkuat Persija Jakarta hingga akhir musim TSC A 2016 mendatang.

Menurut Benhur Tomi Mano selaku Ketua Umum tim Mutiara Hitam, manajemen dan Greg sudah berbicara mengenai masa depan sang pemain sejak beberapa hari yang lalu. Karena manajemen sendiri menilai bahwa striker naturalisasi itu belum siap untuk menjadi bagian dari Persipura meskipun sudah mencatatkan dua penampilan untuk timMutiara Hitam.

“Beberapa hari yang lalu kami sempat berbicara dengan Greg untuk membahas situasi dan kondisi tim. Dalam kesempatan itu Greg juga menyampaikan beberapa hal mengenai adaptasinya di Persipura. Kemudian kita mencari solusi terbaik untuk kedua belah pihak, dan pada akhirnya kami sepakati untuk mengakhiri kerja sama,” kata Tomi.

“Bagi kami Greg adalah pemain yang bagus. Tapi kesepakatan ini menjadi solusi terbaik bagi dia dan Persipura. Dia belum siap berada di sini, mungkin di masa yang akan datang ketika dia siap kita bisa menjalin kerja sama kembali. Kepada Greg, kami berterima kasih atas kontribusinya selama di sini. Semoga dia bisa terus berkarier dan menjadi pemain yang lebih baik,” lanjutnya.

Persela tidak mempersiapkan pertandingan uji coba. Jelang Vs Persipura 01/10

Bola.com, Lamongan – Di saat sejumlah klub sibuk menempa tim dalam agenda pemusatan latihan di luar kota asal selama libur Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooeredoo, tidak demikian halnya dengan Persela Lamongan.

Tim yang dilatih Aji Santoso itu tetap melakukan aktivitas latihan rutin di Stadion Surajaya, Lamongan, seperti biasanya.

Tidak ada pemusatan latihan di tempat tertentu seperti yang dilakukan Bhayangkara FC, atau sekadar uji coba di luar kandang layaknya Madura United. Aji Santoso lebih memilih untuk mematangkan gaya main yang ia inginkan.

Aji merasa belum memerlukan aktivitas di luar rutinitas. Ia menilai kebutuhan timnya saat ini adalah beradaptasi dengan gaya serta skema main yang terapkan. Maka itulah, ia tidak memboyong anak buahnya keluar dari Lamongan.

Tidak hanya itu, kehadiran pemain baru, Paulo Eduardo Rodrigues Lima, menjadi alasan Aji lebih memprioritaskan adaptasi sang pemain denga tim melalui latihan reguler ketimbang yang lain. “Biar Paulo beradaptasi secara maksimal. Ini penting, mengingat Paulo baru gabung dengan kami,” kata Aji.

Tidak digelarnya TC di luar Lamongan kabarnya juga dikarenakan bujet untuk agenda itu tidak dianggarkan manajemen sehingga skuat Persela hanya berlatih rutin. Bahkan untuk uji coba melawan klub lokal pun, tidak mereka lakukan.

Aji tidak mempersoalkan hal itu. Pasalnya, saat TSC 2016 kembali bergulir, mereka akan menjalani tur ke Papua untuk menghadapi Persipura Jayapura pada 1 Oktober 2016

“Kami siapkan saja untuk pertandingan melawan Persipura. Laga ini sangat berat, jadi kami harus mantapkan tim ini, termasuk melihat kesiapan Paulo,” katanya.

Rencananya, Paulo akan dipasang saat Persela menghadapi Persipura. Ia ditempatkan di posisi stoper menggantikan Romeo Filipovic yang dicoret lantaran tidak memenuhi ekspektasi sang pelatih.