Pusamanio Borneo FC Izinkan Jefri Gabung Timnas

Karir bintang Jefri Kurniawan, pemain terbaik Piala Kemerdekaan 2015, rupanya semakin bersinar di jagad dunia sepak bola Indonesia.

Setelah terpilih pemain terbaik di Torabika Soccer Championship 2016 putaran pertama, pria asal Malang, Jawa Timur ini kini kembali menerima pinangan Alfred Riedl untuk bergabung dengan Andik Vermansyah dkk di Tim Nasional Indonesia AFF 2016.

Diceritakan pria keturunan Tionghoa ini kepada beritajatim.com bahwa ia sempat kaget ketika dihubungi oleh pelatih Riedl. Pasalnya, ia tak pernah sekalipun terpikir untuk bisa terpanggil dan masuk Timnas.

“Saya kaget dan tak nyangka kalau dipanggil karena masih banyak pemain yang kriterianya jauh lebih baik dari saya. Tapi ini rezeki ya. Saya harus jalani main dengan maksimal dulu supaya diberi kesempatan main saat ujicoba,” kata pria berusia 25 tahun ini.

Disinggung mengenai izin yang sempat tidak dikeluarkan untuk pemain PBFC yang bergabung ke Tim Nasional, ia menampik. Ia bersyukur sekali pihak manajemen Pusamanio Borneo FC memperbolehkan untuk bergabung dengan Timnas asuhan Alfred Riedl ini 6 oktober 2016 mendatang di Jogjakarta.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pihak manajemen dan mereka memperbolehkan dan tidak mempermasalahkan jika saya bergabung Tim Nasional,” tambahnya.

Advertisements

Pusamania Borneo membawa 20 Pemain Ke Bhayangkara FC

PBFC Boyong 20 Pemain Ke Markas Bhayangkara

Tak ingin banyak membuang waktu jelang laga melawan Bhayangkara FC, Pusamania Borneo FC (PBFC) langsung tancap gas.

Dalam laga pekan ke-22 Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo, skuat asuhan Dragan Djukanovic tak diperkuat dua penyerang andalan, yakni Jefri Kurniawan dan Lerby Eliandry karena keduanya bergabung Timnas Indonesia untuk uji coba melawan Vietnam di Sleman, 9 Oktober.

Asisten manajer Pusamania Borneo FC, Farid Abubakar mengatakan, tim pelatih sudah memiliki strategi lain tanpa dua pemain yang selama ini menjadi andalan. Seperti diketahui, Lerby Eliandry merupakan satu-satunya striker lokal yang dimiliki Pesut Etam. Sementara, Jefri Kurniawan adalah penyerang sayap yang semakin subur dengan torehan enam gol dan 3 assist.

Untuk itu, Senin sore (10/3) kemarin skuad Pesut Etam tampak berlatih serius di Stadion Segiri. Sebelum berlatih, Ponaryo Astaman dan kawan-kawan terlebih dahulu melakukan class room.

Dalam ruangan tersebut, penggawa PBFC menyaksikan secara detail permainan mereka melalui video pertandingan saat ditahan imbang pimpinan klasemen sementara ISC A 2016, Madura United di Stadion Segiri Samarinda, Jumat (30/9) lalu.

“Itu sudah jadi kebiasaan, kami selalu melakukan evaluasi dari pertandingan sebelumnya dengan menyaksikan video pertandingan, class room dilakukan baik itu dilaga tandang maupun kandang, tujuannya agar pesan dari pelatih bisa dengan jelas diterima para pemain,” terang asisten manajer PBFC, Farid Abubakar.

Disisi lain, Selasa sore (4/10) ini, skuad Pesut Etam akan bertolak ke ibukota Jawa Timur, Surabaya. Bertolak pukul 11.00 dari Samarinda menuju Bandara Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, pada pukul 15.50 WITA mereka dijadwalkan terbang ke Surabaya.

Dalam lawatan kali ini, mereka membawa 20 pemain. Pada laga tersebut, PBFC menargetkan kemenangan di markas klub bentukkan polisi itu. “Tidak ada istilah mengalah, kami datang untuk menang, bukan jalan-jalan,” sahut Farid lagi.

Menariknya, dalam daftar pemain yang diboyong tak ada nama Jefri Kurniawan dan Lerby Eliandri. Dikonfirmasi terkait ini, Farid menerangkan keduanya memang sengaja tak disertakan, karena mendapat panggilan untuk bergabung dalam TC timnas Indonesia, jelang laga melawan Vietnam di Stadion Maguwoharjo Sleman, tanggal 9 Oktober mendatang.

“Iya benar, keduanya (Jefri Kurniawan dan Lerby Eliandri) dapat panggilan timnas untuk laga ujicoba lawan Vietnam di Sleman, jadi mereka tidak dibawa dalam tur ke markas Bhayangkara FC,” tambahnya lagi.

Sebagai gantinya, pelatih PBFC asal Montenegro, Dragan Djukanovic, menyertakan dua pemain junior mereka, yakni Aimar Ohorella dan Rifal Lastori. Nama terakhir bahkan diketahui dalam performa terbaik usai tampil apik dalam ISC U-21 Grup 3 di Makassar beberapa waktu lalu. (AHS)

Daftar 20 Pemain PBFC Tur Surabaya (vs Bhayangkara FC)

1. Dian Agus Prasetyo
2. Muhammad Ridho
3. Firly Apriansyah
4. Zulkifli Syukur
5. Rachmat Latief
6. Ricky Ohorella
7. Hendra Ridwan
8. Leonard Tupamahu
9. Ponaryo Astaman
10. Terens Puhiri
11. Rifal Lastori
12. Aimar Ohorella
13. Diego Michiels
14. Sultan Samma
15. Fandy Ahmad
16. Gavin Kwan Adsit
17. Pedro Javier
18. Edilson Tavarez
19. Jad Noureddine
20. Flavio Beck Junior

usamania Borneo FC Tambah Empat Pemain Muda Untuk Putaran Kedua ISC A

Tiga pemain muda berasal dari tim PBFC U-21 yang dipromosikan ke tim senior.

Pusamania Borneo FC (PBFC) menambah empat pemain muda untuk menggenapkan skuat mereka pada putaran kedua Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Tiga dari empat pemain muda yang masih berusia di bawah 20 tahun itu merupakan penggawa tim PBFC U-21 yang dipromosikan ke tim senior.

Tiga pemain itu adalah Rifal Lastori, M. Satriatama, M. Hidayat, serta satu pemain muda yang bukan dari PBFC U-21 yaitu Amin Rais Ohorella. Amin merupakan adik bungsu dari bek anyar PBFC Ricky Akbar Ohorella.

“Kami pastikan memberi ruang yang tepat kepada empat pemain muda kami di tim senior, berdasarkan perkembangan yang mereka tampilkan sejak di akademi sampai di tim ISC U-21. Mereka layak bersaing dalam tim senior, karena pelatih kepala sendiri yang memberikan rekomendasi,” kata Nabil Husein Said Amin, presiden klub PBFC kepada Goal Indonesia.

Dengan tambahan empat pemain tersebut, berarti saat ini ada delapan pemain tim Pesut Etam yang berusia di bawah 20 tahun. Bahkan, Terens Owang Puhiri yang berusia 19 tahun sudah bermain reguler di tiap pertandingan PBFC.

“Hal ini memang sudah kami rancang sebagai fondasi klub dalam dua sampai lima tahun ke depan. Kedelapan pemain ini juga saya harap terus meningkatkan kemampuannya. Karena saya yakin masa depan tim ini, bahkan timnas Indonesia ada di pundak mereka,” tutur Nabil.

Revenge game for Pusamania Vs Madura

Pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Bangkalan, Pesut Etam harus mengakui keunggulan MU dengan skor akhir 2-1. Bermodalkan kemenangan dari Derby Kalimantan pekan lalu, Dragan yakin timnya bisa mengamankan tiga poin.

“Mereka tim yang berkualitas dan tidak bisa ditebak. Banyak pemain-pemain hebat di sana yang wajib kami waspadai,” kata Dragan dikutip laman resmi ISC.

“Saya yakin anak-anak akan menguasai jalannya pertandingan seperti pertandingan sebelumnya melawan Persiba Balikpapan,” imbuh peramu taktik asal Montenegro itu.

Sementara itu, presiden klub Nabil Husein Said Amin menegaskan bahwa tim sudah siap meski kondisi bek impor asal Lebanon Jad Noureddine masih belum dalam kondisi terbaik.

Nabil mengatakan bahwa tim sudah memiliki cara dan menjalani latihan khusus demi meredam Laskar Sapeh Kerrab, yang saat ini kokoh di posisi pucuk klasemen.

“Target kami jelas, ingin membalas kekalahan di putaran pertama. Kami sudah menyiapkan latihan khusus untuk meredam salah satu tim terkuat di pentas ISC ini,” tukas pengusaha muda tersebut.

Jad Noureddine doubtfull

Kendati sudah mengikuti latihan tim, manajemen Pusamania Borneo FC belum bisa memastikan bek Jad Noureddine dimainkan saat menjamu Madura United FC, Jumat (30/9), pada pekan ke-21 Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.

Noureddine mengalami cedera ligamen saat mengikuti latihan tim, dan dinyatakan harus beristirahat setidaknya empat bulan. Noureddine kemudian pulang ke Lebanon untuk menyembuhkan cederanya, dan kini sudah kembali bergabung dengan Pusamania.

Kembalinya Noureddine disambut gembira manajer Pusamania Danilo Fernando. Selain menjadi tembok kukuh lini pertahanan, pemain berusia 24 tahun itu juga tergolong produktif, karena sudah melesakkan empat gol.

“Luar biasa Jad sudah bisa mengikuti latihan tim. Padahal perkiraan medis kita empat sampai enam bulan dia harus istirahat. Tentu ini jadi kabar yang sangat baik bagi kita,” ucap Danilo.

Kendati demikian, Danilo mengaku belum bisa memastikan Noureddine dimainkan saat menjamu Madura United. Danilo menginginkan penggawa timnas Lebanon itu bisa pulih lebih dulu.

“Kita lihat dia sudah bisa ikuti porsi latihan tim, tapi tunggu kata fisioterapis nanti. Main atau tidak lawan Madura, itu hak pelatih. Tapi saya ingin pemain fit sepenuhnya dalam setiap pertandingan,” kata Danilo.

 

Pusamania Borneo FC keberatan main pada 4 Oktober karena Tanggal 7 harus melawan Bhayangkara FC

PBFC Keberatan Perubahan Jadwal Vs Persib Digelar 4 Oktober

Pusamania Borneo FC mulai bicara soal kemungkinan penjadwalan ulang laga kontra Persib Bandung. Sebelumnya, laga PBFC kontra Persib dijadwalkan pada 3 September yang lalu, namun pada saat itu pihak Persib meminta penundaan pertandingan.

Kabar terakhir, Djadjang Nurdjaman selaku pelatih tim Maung Bandung menyatakan bahwa laga kontra PBFC kemungkinan digelar pada 4 Oktober mendatang. namun pihak PBFC mengaku keberatan jika laga digelar pada 4 Oktober.

“Tanggal 7 kami harus melawan Bhayangkara FC. Kalau dipaksa main 4 Oktober, besoknya kami harus berangkat ke kandang Bhayangkara. Setelah itu tanggal 6 kami harus menjalani latihan resmi, terus kami kapan istirahat?,” kata asisten manajer PBFC, Farid Abubakar.

Farid menambahkan bahwa tim Pesut Etam biasanya berangkat H-3 saat menajalani laga tandang. Selain itu, Lerby dkk masih akan menjamu Madura United pada pada Jum’at (30/09), di Stadion Segiri, Samarinda.

“Saya harap penjadwalan ulang tak merugikan kedua belah pihak. Biar Persib enak dan kami juga enak. Cukup penundaan saja yang membuat kami ribet,” pungkasnya.

Pusamania Borneo FC (PBFC) Krisis GK

Pusamania Borneo FC (PBFC) tidak mengizinkan kiper Dian Agus Prasetya untuk membela timnas di laga ujicoba Vietnam, karena saat ini tim hanya tinggal memiliki satu nama untuk match lanjutan ISC 2016.

Kiper yang menggantikan Dian Agus,  Nadeo Argawinata mengalami cedera punggung sehingga membuatnya harus menepi.

Selain itu, Gianluca Pandeywunu yang juga didaftarkan sebagai kiper PBFC belum resmi bergabung karena masih tengah memperkuat skuad PBFC U-21. Hal itu membuat kiper Pesut Etam hanya tersisa Dian Agus Prasetyo.

Sebelumnya, nama Dian Agus dan Lerby Eliandri.  masuk dalam  daftar 24 pemain yang dipanggil tim nasional jelang laga ujicoba versus Vietnam.

Farid mengatakan keputusan ini sangat dilematis. Karena pBFC saat ini membutuhkan Dian Agus untuk laga melawan Madura United akan digelar 30 September ini di Stadion Segiri.

Jika tetap memaksa melepas Dian Agus ke timnas, PBFC khawatir hal itu beresiko terhadap persiapan tim.